Media elektronik www.majalahburungpas.com, update ragam warta hobi dan lainnya, klik via  android kamu sejak sekarang pasti mendapat informasi penting didalamnya, silahkan simak  Warta di tiap updatenya  ( Terimakasih)
Kembali Ke Index Berita

Penanganan cuaca ekstrem bagi induk kenari saat mengerami telurnya

Selasa, 23 Oktober 2012 | 17:15 WIB
Dibaca: 6147
Penanganan cuaca ekstrem bagi induk kenari saat mengerami telurnya
CONTOH KAIN DI SANGKARYANG DI BASAHI AGAR MENJADI PELEMBAB BREEDING

Artikel ilmia muatan majalahburungpas.com edisi 23 Oktober 2012 terkait breeding burung kicauan kenari,  Musim panas bagi induk kenari sering menjadi hambatan peternak kenari terutam saat induk sedang angkream dan akan mnetaskan piyiknya. Biasanya telur yang sudah siap netas tidak dapat mecahlkan kulit telurnya, sehingga piyik sering mati di dalam telur.

Untuk membantu agar telur kenari yang telah siap netas maka perlu penanganan yang  jeli agar piyik berhasil keluar dan sehat.

 Nah bagian dari  antisipasi agar piyik bisa muncul ialah  peternak perlunya  melakukan penyemprotan di sekitar kandang agar suhu dingin namun dengan melakukan secara rutin terlebih telur sudah masanya netas “ kata Isnawan pemilik PKJ BF jalan parang tritis atau  jl karang kajen Yogyakarta tersbut. Lebih lanjut Isnawan juga mengungkapkan, untuk di farm  PKJ hanya melakukan penempelan kain dan setiap saat air disemprotkannya.

Dengan cara yang simpel  itu ternyata dapat menghasilkan  piyik yang optimal,  cara yang lain juga bisa yakni peternak  bisa memasang  kandang ternak dengan menempelkannnya pada dinding tembok dan bukan sangkar gantung.

 Dalam penanganan semacam  ini sering pula ada yang lain seperti menyemprotlan air di bawah sarangnya atau sarang bagian bawah, namun cara ini tidak efektif sebab bila tidak kering maka sarang akan berakibat tumbuh  jamur atau aflatoczin yang dapat mengganggun kesehatan induk dan piyik. Di samping menyemprotkan air kiranya induknya juga perlu tambahan vitamin C hal ini untuk meningkatkan daya tubuh  induk jelas Nawan.

Untuk  sistem sangkar templek tersebut bisa cukup mendinginkan cuaca di sekitar sangkar sehingga akan berakibat induk yang angkrem dan telur tidak panas, sehinggga  akan sehat, dengan cara ini keberhasilan bisa mencapai sekitar 75 % . “Kata Nawan kepada majalahburungpas.com. fid”


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Prospek ternak tikus putih Bagus "Kuncoro tiap bulan eksport tikus in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   15707044 Page View
    Visitors   811249 Pengunjung
    Visitor Online   3 Pengunjung Online