Media elektronik www.majalahburungpas.com, update ragam warta hobi dan lainnya, klik via  android kamu sejak sekarang pasti mendapat informasi penting didalamnya, silahkan simak  Warta di tiap updatenya  ( Terimakasih)
Kembali Ke Index Berita

Totok mbarek bergelut dengan merpati kolong, kicauan di tanggalkan

Selasa, 1 Mei 2012 | 18:52 WIB
Dibaca: 5070
Totok mbarek  bergelut dengan merpati kolong, kicauan di tanggalkan
Totok bersama joki merpati

Majalahburungpas.com, merpati kolong kian di minati para penghobisnya, salah satu penggemarnya “Totok Barek Jogja, kini juga bergelut di lomba merpati tinggian yang sebelumnya aktif di lomba kicauan.  Nampaknya kegiatan  di merpati bukan hanya sekedar lomba saja, tetapi Ia juga berupaya menjadi breedernya.

Beragam jenis merpati tinggian mulai dari warna telampik serta beragam jenis merpati yang lain juga ada di kandangnya. Tercatat ada 10 merpati yang pernah masuk juara di Purwokerto, Banjarnegara, Magelang, Kudus, Jogja, dan Temanggung.

Nama merpati yang menjadi pavoritnya adalah Gandul dan Kates, merpati ini pernah menjuarai kontes merpati tinggian di Magelang dan sekitarnya. Toto bukan hanya sekedar hobi, tetapi usaha ini memang di lirik agar menjadi salah usaha yang menghasilkan, sehingga dalam mendatangkan merpati indukan mencapai puluhan juta Rupiah.  “sayangnya Totok  enggan menyebutkan nilai nominalnya.

Burung merpati bernama Gandul dan kates adalah burung yang di datangkan dari Magelang, menurut si pemilik dan Totok, merpati ini memiliki keunikan dalam terbang ketika akan masuk di kolom finish burung Tatak  serta lari kencang, menariknya merpati tersebut sudah menghasilkan, megan tristis, Biru ke Abu abuan.  Jumlah total merpati ada 40 pasang beragam jenis, telampik, Blorok gambir, megan, tritis.

Nama farm “GA team, Menyemarakan merpati, Totok pun dalam kesempatan ini juga berinisiatif untuk membuat persatuan penggamar merpati tinggian Jogja, hal ini di maksud agar ketika ada lomba dan kegiatan merpati bisa menyatu dan tidak tabrak-tabrakan sesama EO lapak merpati DIY.  Langkah yang akan di akan berusaha mempertemukan para penggemar selain juga berkunjung ke lapak-lapak di Jogja.

Saya lebih cenderung ke merpati akhir akhir ini karena ketika burung di lombakan tak ada kecurangan alias Fair Flay lebih jelas dan ini akan berimbas hasil lomba maksimal dan kualitas lomba semakin baik “kata Totok mbarek kepada majalahburungpas.com di dampingi para juru rawat merpatinya tersebut. Rat/pur”


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Lomba derkuku perlu menggandeng akademisi kampus in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   17262129 Page View
    Visitors   889877 Pengunjung
    Visitor Online   9 Pengunjung Online