Media elektronik www.majalahburungpas.com, update ragam warta hobi dan lainnya, klik via  android kamu sejak sekarang pasti mendapat informasi penting didalamnya, silahkan simak  Warta di tiap updatenya  ( Terimakasih)
Kembali Ke Index Berita

Hut Perguruan taman Siswa di peringati secara sederhana

Kamis, 5 Juli 2012 | 10:39 WIB
Dibaca: 1195
Hut  Perguruan taman Siswa di peringati secara sederhana
DIALOG TAMAN SISWA

Warta pendididkan sajian majalahburungpas.com, 3 Juli 2012 Perguruan Tamansiswa  memasuki usia ke  90 tahun. Meski usianya lebih tua  dari republik ini namun perayaan  ulang tahun dirayakan secara sederhana.

Rangkaian  ulang tahun pun hanya dikemas  dalam bentuk upacara bendera, potong tumpeng, lounching buku serta seminar dengan mengangkat tema Ekonomi Rakyat Bagian dari Kultur Indonesia.

 Dalam sambutanya  Ketua Umum  Majelis Luhur Tamansiswa, Sri Edi Swasono  menuturkan  perguruan Tamansiswa dalam  kiprahnya telah turut memajukan  dunia pendidikan Indonesia.  Kontribusinya yang besar dalam  pembangunan  bangsa melalui  ajaran Ki Hajar Dewantara  sudah tidak diragukan lagi.

Sementara  itu Prof Dr Edy  Suandi yang menjadi pembicara dalam seminar tersebut  mengatakan  ekonomi kerakyatan pada hakikatnya ekonomi yang berwawasan   kebangsaan. Dan ekonomi kerakyatan inilah yang mampu mensejahterakan  masyarakat, menegakan martabat, berkeadilan  dan  manusiawi.

Oleh karenanya ekonomi rakyat  menjadi bagian dari kultur Indonesia yang tidak  perlu diperdebatkan  lagi seperti halnya Pancasila yang merupakan falsafah  hidup bangsa yang berisi nilai-nilai yang tumbuh  dan berkembang dalam diri  masyarakat  Indonesia. Hanya saja jangan sampai ekonomi kerakyatan maupun ekonomi Pancasila sekadar  menjadi jargon yang bersifat musiman untuk  kekuasaan.

Lebih jauh diungkapkan makna dari ekonomi  kerakyatansebagai  bagian dari kultur Indonesia adalah budaya ekonomi yang mengedepankan aktivitas perekonomian dengan melibatkan sebagian rakyat.  Dimana rakyat dianjurkan, diajak dan didorong  untuk  terus berproduksi, mendistribusikan produk serta menikmati produk-produk yang tersedia secara manusiwi dan adil.

Hakikat ekonomi kerakyatan, sambungnya,  ekonomi  yang berwawasan kebangsaan,yang ingin mensejahterakan masyarakatnya serta menegakan martabat bangsa dan berkontribusi mensejahterakan umat manusia.

Sedangkan Sahedhy Noor  menuturkan di  jaman modern  istilah bisnis sering dimaknai  sebagaimencariuntung atau profit. Sehingga dalam aktivitasnya, bisnisini menggunakan ukuran-ukuran capaian atau target keberhasilan.  Sementara memgenaibagaimana proses  menjalanakan  bisnis dan bagaimana memanfaatkan  keuntungan hanya didasarkan atas pertimbangan kepentingan individual.

Buruh atau pekerja, lanjut Noor, bukan diposisikan sebagai mitra namun dianggap  sebagai factor produksi guna menjalankan roida bisnis.  Yang mana hal ini dikuatkan oleh  cara menikmati hasil kerja yang mayoritas  kemakmuran dinikmati pemiliknya, sedangkan sisanya untuk mengupah buruh atau pekerjanya. Dan inilah yang tercermin dari semangat kapiltalisme. anjar


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Prospek ternak tikus putih Bagus "Kuncoro tiap bulan eksport tikus in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   16169830 Page View
    Visitors   833333 Pengunjung
    Visitor Online   8 Pengunjung Online