Media elektronik www.majalahburungpas.com, update ragam warta hobi dan lainnya, klik via  android kamu sejak sekarang pasti mendapat informasi penting didalamnya, silahkan simak  Warta di tiap updatenya  ( Terimakasih)
Kembali Ke Index Berita

Energi Semakin Tipis, Diperlukan Energi Pembaruan Pengganti Fosil

Kamis, 5 April 2012 | 16:23 WIB
Dibaca: 1692
  Energi Semakin Tipis, Diperlukan Energi Pembaruan Pengganti Fosil
diskusi tentang energi

Warta kampus sajian majalahburungpas.com perguruan tinggi, Semakin tingginya kebutuhan energi  menuntut Kementerian Ristek  Bidang Energi dan Material untuk segera mencari alternatif lain, mengingat penghematan energi di Indonesia masih sulit dilakukan. Hal ini disebabkan pemanfaatan sumber daya yang ada belum mencapai titik ideal secara secara ekonomi.

Hal tersebut dipaparkan Agus R Hoetman, staf ahli Kementerian Ristek Bidang Energi dan Material Maju dalam sebuah seminar yang diselenggraan oleh Sekolah Tinggi Tenaga Nuklir (STTN) Yogyakarta di Hotel Sahid,baru-baru ini.

                Lebih jauh Agus menuturkan untuk menmghemat energi satu level ekonomi maka elastisitas penggunaan energi masih 1,8 kali. Dan kondisi semacam ini sangat berberda dari negara maju, terutama Jepang. Di mana negara maju biasanya lebih efisien dalam hal pemanfaatan energi sehingga secara ekonomi tingkat elastisitasnya bisa di bawah 1%.

                Mengingat tingginya hal tersebut di mana energi  fosil yang dimilki Indonesia 47% masih didominasi industri dan 40,6 persen untuk pemenuhan transportasi. Sedangkan pemenuhan kebutuhan rumah tangga 12,4 persen, kiranya perlu adanya sumber energi pembaruan.

                “Besarnya itensitas kebutuhan enegri di bidang industri, sementara rumah tangga justru hanya mendapatkan pemenuhan energi  yang masih minim maka saat ini sangat diperlukan adanya energi pembaruan” ungkap Agus.

                Langkah-langkah untuk mendapatkan energi  pembaruan ini, tambah Agus, untuk pemenuhan skala besar dikembangkan energi geothermal, air  dalam skala besar, batu bara serta hidrogen. Selain itu dikembangkan pula energi pembaruan dengan memanfaatkan angin dan matahari.

                “Guna mengurangi emisi yang berlebihan serta menghemat energi yang dihasilkan dari fosil, maka pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan bahan bakar transportasi yang ramah lingkungan” pungkasnya. Anjar

 

 


Berita Terkait


1 Komentar


angggaraksa
Jumat, 27 Juli 2012 | 09:32 WIB
Nama : Nafix Sekolah : SMKN 8 Malang. Comment : Sing gawe GOBLOK
Balas

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Burung jalak bali albino harga lebih tinggi in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   16202805 Page View
    Visitors   835558 Pengunjung
    Visitor Online   9 Pengunjung Online