Media elektronik www.majalahburungpas.com, update ragam warta hobi dan lainnya, klik via  android kamu sejak sekarang pasti mendapat informasi penting didalamnya, silahkan simak  Warta di tiap updatenya  ( Terimakasih)
Kembali Ke Index Berita

Sejarah ayam pelung dan organisasinya

Sabtu, 28 Mei 2011 | 19:04 WIB
Dibaca: 3335
Sejarah ayam pelung dan organisasinya
AYAM PELUNG YANG BERTUBUH GEDE DAN BERKOKOK MERDU

Redaksi, Majalahburungpas.com, ayam pelung adalah plasma Nutfah asli Jawa barat yang sudah hampir tersebar di seluruh pelosok tanah air Indonesia. Penggemar ayam ini kemudian di membentuk komunitas yang tujuannya agar lebih bernilai  yang ada sejarah, seni, ekonominya, yang patut di lestarikan juga di pertahankan, selain juga perlu di kembangkan.  Ayam pelung merupakan aset nasional, yang sudah kental dengan nilai-nilai budaya bangsa.

Karena ayam pelung menjadi salah satu potensi yang bernilai, maka sejarah ayam pelung yang sudah di rangkum dari berbagai kesimpulan dan dari nara sumber yang terpercaya, maka kemudian telah di sepakati sebagai berikut : Bunikasih adalah nama sebuah kampung di kecamatan, warungkondang ,Kabupaten Cianjur.

Kampung ini terletak di kaki gunung gede, dimana situasinya masih memiliki udara sejuk dan indah, yang di kelilingi hamparan areal pertanian, sawah dan sungai-sungai yang mengalir jernih. Kemudian Sekitar tahun 1700 san di daerah ini terdapat Pesantren Bunikasih dengan pimpinan KH. Muhammad soheh dengan para santrinya yang datang dari berbagai penjuru daerah untuk belajar dan mencari ilmu. Pada tahun 1850 Seorang ulama dan ahli kebatinan bernama Djarkasih, Ketika Ia sedang pergi ke ladangnya, untuk bertani, yang kemudian menemukan seekor anak  ayam yang masih  belum lengkap bulunya.

Kemudian di ambilah ayam tersebut,selanjutnya di bawa untuk di pelihara hingga dewasa Ayam ini ternyata tumbuh dan berkembang dengan postur tubuh gede, dan mau berkokok, hingga merdu dan menarik, karena pada waktu itu sangat menarik perhatian, bahkan badannya yang gede dan tinggi, serta panjang dengan kokokannya yang lantang, maka mereka menyebut ayam pelung.

Ada salah satu orang jawa yang menyebut arti “PELUNG”  Pel, dari kata Ngempel (menyatu) Lung dari kata long (panjang) Sehingga pelung berarti bersuara ngempel,(menyatu serta panjang) Setelah ayam makin terkenal kemudian Djarkasih mengkawin silangkan dengan ayam betina yang berbadan seimbang, hal ini agar di dapat keturunan yang gede dan bagus.

Setelah berkembang lebih di kenal, maka para santri tersebut, ketika pulang dari mondok, kemudian membawa ayam pelung sebagai oleh olehnya, kemudian tersebarlah ayam pelung tersebut hingga ke lain daerah, dan menjadi bagian kelangenan (kesayangan) para bangsawan, kyai, pejabat, Ulama, dan bahkan masyarakat umum lainnya, sejak saat itulah ayam pelung berkibar di kenal di wilayah jawa barat, bahkan luar Jawa barat.

Di lirik pejabat setempat,

Nerkembangnya ayam pelung lantas mendapat lirikan dari para pejabat setempat,sehingga pada tahun 1076 atas dorongan Bupati Cianjur, Bp. Ir.H. Adjat Sudrajat Sudiraharja, dan kepala dinas peternakan Cianjur Ir. H. Dedi Sobandi, dan beserta tokoh ayam pelung, diantaranya Bp. H.Bustomi, H.Jaelani, H. Wasid, Anag Sungkawa, Mualim dadang dan tokoh lainnya kemudian membuat persatuan bernama HIPPAP ( Himpunan peternak penggemar Ayam pelung, yang berlokasi di cianjur. Pada waktu itu organisasi masih bertarat local, dan meruapkan cikal bakal terbentuknya HIPPAPI. Sedang perkembangan selanjutnya, atas prakarsa rof. Dr.Ir. H.Gunawan Safari Msc, di tahaun 1992 mendirikan HIPPAPI( Himpunan Peternak penggemar ayam peling Indonesia) dan sejak tahun itu lah perubahan terjadi hingga menjadi organisasi sosial hobies nasional yang menaungi ayam pelung sampai sekarang.  ( fid )          


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Lomba perkutut Pengda Cup Solo kelas dewasa senior 16/11/2014 in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   16195809 Page View
    Visitors   834981 Pengunjung
    Visitor Online   11 Pengunjung Online