Media elektronik www.majalahburungpas.com, update ragam warta hobi dan lainnya, klik via  android kamu sejak sekarang pasti mendapat informasi penting didalamnya, silahkan simak  Warta di tiap updatenya  ( Terimakasih)
Kembali Ke Index Berita

SDN Salaran Siswanya di ajari sopan satun dan bahasa Jawa halus

Jumat, 24 Februari 2012 | 10:23 WIB
Dibaca: 1727
SDN Salaran Siswanya di ajari sopan satun dan bahasa Jawa halus
Bapak Purwoto,Spd kepala sekolahnya

Warta kampus-majalahburungpas.com, salah satu dari 2 SD tertua yang ada di lingkup pemerintahan Desa Ngoro-oro, Gunungkidul adalah SDN Ngoro-oro tepatnya Salaran.

Sekolahan ini berdiri Sejak tahun 1951 dan di bangun pertama kalinya sebagai kegiatan Kegiatan Belajar Mengajar, dan kini semakin meningkat prestasinya. Di Era Reformasi tepatnya akhir tahun 2006 SD ini di renovasi karena akibat gempa bumi 26 Mei 2006.

BAHASA JAWA KROMO INGGIL DI TERAPKAN DI SEKOLAHAN

    Ketika wartawan warta kampus menyempatkan berbincang-bincang dengan Kepala Sekolah Bapak Purwoto.Spd, Dia mencerita tentang sekolahanya, bahwa selama Ia memimpin, terdapat rutin yaitu setiap Sabtu murid-murid di wajibkan berkomunikasi menggunakan bahasa jawa. ada dua versi bahasa jawa yang di gunakan dalam berkomunikasi (Ngoko dan kromo Inggil/Bahasa Jawa Halus).

Dalam berdialog ngoko sesama murid sudah lazim di gunakan, sedangkan penggunaan bahasa kromo inggil digunakan sewaktu siswa berdialog terhadap guru, atau orang yang lebih tua bahkan juga kepada para staff yang lain dalam lingkup sekolahan, walaupun tatakrama juga kami anjurkan di luar sekolahan “papar Purwoto kepada media ini.   

Purwoto menambahkan, aktualisasi yang lain, setiap hari siswa di wajibkan mengikuti jamaah sholat dhuhur bersama siswa kelas lain, “nah dengan kegiatan seperti hal tersebut, ternyata para siswa mampu berkomunikasi dengan baik, bahkan hal itu juga menjadi salah satu pendidikan moral bagi semua siswa, “kata kepala sekolah tersebut.

Selain tata bahasa kromo inggil dan melakukan kegiatan yang sifatnya positif, tentu saja para siswa di anjurkan apabila bertemu sesama teman,guru pengajar juga  orang lain di lingkup sekolahan, sopan santun wajib di jalankan “Beber Purwanto kembali.

SEMBILAN DUSUN 1 SEKOLAHAN

Sekolah Dasar Negri ini semula merupakan KBM yang menjadi jujugan para wali murid untuk menempatkan anak-anaknya agar  menggapai pendidikan di tingkat dasar di desa Ngoro-oro. Mengingat sekian tahun hanya satu sekolahan yang ada,  maka wajar bila sembilan dusun yang ada di desa Ngoro-oro, seperti, Sepat, Soko, Senggotan, Tawang, Gunung Asem, Salaran, Gembyong, Jatikuning dan Klegung, dulu hampir setiap anak sekolah di sini,namun beberapa tahun yang silam juga sudah muncul SD impres di Soko Jelas Pur, yang mewajibkan setiap muridnya pada hari Jum’at kerja bakti membersihkan lingkungan kelasnya.

PRESTASI DAN PRESTASI

Sekolahan SD Ngoro-oro terpantau terus meningkatkan mutunya, sehingga tak heran bila SD ini juga pernah meraih berbagai prestasi-prestasi yang layak menjadi sebuah kebanggaan.

Pernah menjadi juara 1 di lomba bulu tangkis dan sepak bola SD tingkat kecamatan,  Prestasi yang lain, sebagai juara 1 olimpiade IPA tingkat  SD  sekecamatan patuk, juara 1 keagamaan tingkat SD putra sekabupaten Gunungkidul, sebagai juara  1 lomba karaoke tingkat SD putra dalam rangka HUT ke 60 kecamatan Patuk.

Dengan beragam prestasi ini, kami sangat terkesan bahwa anak-anak di desa ini juga mempunyai potensi yang tidak kalah dengan anak di kota atau di lain tempat, nah dengan demikian jelas akan menjadi bahan acuan bagi para orang tua,serta guru untuk meningkatkan segala potensi "tutup Purwoto mengakhiri perbincangan dengan warta kampus majalahburungpas.com ini. “M.AP/PUR

 


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch 20 Tahun Tak Ada Lomba Perkutut 2017 Klaten Bersinar Kembali in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   16045487 Page View
    Visitors   824859 Pengunjung
    Visitor Online   14 Pengunjung Online