Media elektronik www.majalahburungpas.com, update ragam warta hobi dan lainnya, klik via  android kamu sejak sekarang pasti mendapat informasi penting didalamnya, silahkan simak  Warta di tiap updatenya  ( Terimakasih)
Kembali Ke Index Berita

Indonesia Tuan Rumah AMCDRR Ke 5 di JEC di hadiri Pejabat tinggi negara

Selasa, 23 Oktober 2012 | 18:43 WIB
Dibaca: 1364
Indonesia Tuan Rumah AMCDRR Ke 5  di JEC di hadiri Pejabat tinggi negara
PRESIDEN RI DAN GUBERNUR DIY DAN PARA PEJABAT TINGGI NEGARA

Jogja expo centre –JEC - majalahburungpas.com,  Siaran pers ini  dari  AMCDRR – Pemerintah Indonesia dengan dukungan dari United Nations International Strategy for Disaster Reduction (UNISDR) menyelenggarakan Asian Ministerial Conference on Disaster Risk Reduction (AMCDRR) ke-5 pada 22 – 25 Oktober 2012 di Yogyakarta, Indonesia.

Tema AMCDRR kali ini adalah “Penguatan Kapasitas Lokal untuk Pengurangan Risiko Bencana”. Sementara itu sub tema yang diangkat mencakup (1) Mengintegrasikan Strategi Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim di Tingkat Lokal ke Dalam Perencanaan Pembangunan Nasional, (2) Penilaian Risiko dan Pembiayaan di Tingkat Lokal, (3) Penguatan Tata Kelola Risiko dan Kemitraan di Tingkat Lokal.

Dalam enam tahun terakhir, Indonesia telah mencapai tonggak yang signifikan terhadap pelaksanaan PRB di tingkat nasional. Hal tersebut ditandai dengan penganugerahan Global Champion for Disaster Risk Reduction kepada Presiden RI, Dr. Susilo Bambang Yudhoyono. Saat ini pemerintah terus berkomitmen dan mendorong semua pemangku kepentingan yang relevan untuk berpartisipasi aktif dalam mempercepat pelaksanaan PRB di tingkat lokal.

 Syamsul Maarif, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, mengatakan bahwa Indonesia memiliki banyak pengalaman dalam penanggulangan bencana, dan Indonesia sepenuhnya mengakui pentingnya memperkuat upaya pengurangan risiko bencana (PRB) di tingkat lokal. “Dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat penyelenggaraan karena kota ini pernah mengalami beberapa bencana dan telah mampu bangkit sebagai masyarakat yang tangguh”, tambah Syamsul Maarif.

 Dalam mewujudkan visi Menuju Indonesia Tangguh“, Pemerintah Indonesia bersama-sama organisasi non-pemerintah dan sektor swasta telah membentuk Platform Nasional (Planas) sejak 2008. Keterlibatan ini diharapkan dapat mengkoordinasikan tiga sektor utama di Indonesia, khususnya di PRB. Beberapa daerah telah juga mengembangkan Platform Regional untuk PRB yang bertujuan untuk mensinergikan peran dan fungsi pemerintah dan elemen masyarakat lainnya dalam PRB.

Selain Platform Nasional, Indonesia juga memiliki forum PRB di tingkat lokal, pusat studi manajemen bencana di universitas-universitas, dan banyak inisiatif dari organisasi sekolah, organisasi berbasis agama, organisasi masyarakat dan lainnya. Peluang ini didukung oleh kebijakan dan alokasi anggaran serta sumber lainnya.

Adapaun tujuan AMCDRR tahun ini pertama, mendorong komitmen politik dan investasi yang lebih besar untuk langkah-langkah pengurangan risiko bencana di tingkat lokal. Kedua, mengembangkan temuan dan rekomendasi yang dihasilkan pada Sesi 3 Global Platform for Disaster Reduction yang mengangkat tema “invest today for a safer tomorrow – increase investment in local action”.

Ketiga, membangun mekanisme praktis dan bersifat kolaborasi untuk membangun ketangguhan di tingkat lokal di antara negara-negara Asia Pasifik. Dan terakhir, mempromosikan pengetahuan dan praktek-praktek lokal dalam strategi pengurangan risiko bencana sebagai cara untuk meningkatkan kapasitas lokal dalam pengurangan risiko bencana. 

“Sementara itu, pencapaian yang diharapkan dalam AMCDRR ini antara lain deklarasi terhadap komitmen yang disertai rencana aksi dan tindak lanjut strategi dalam rangka meningkatkan kapasitas lokal dalam pengurangan risiko bencana”, tambah Syamsul Maarif. Di samping itu, kemitraan di tingkat regional sangat penting dalam memperkuat kapasitas lokal tersebut. Serta rekomendasi bersifat teknis dan politis untuk memperkuat kapasitas lokal di kawasan Asia Pasifik.anjar

Penyelenggaraan AMCDRR tahun ini terdiri atas rangkaian program yang dilakukan secara pararel. Program tersebut terdiri atas pre conference, plenary, market place, field and cultural visits, film festival, media training, dan consultation mechanism.

Program yang baru dikenalkan pada penyelenggaraan AMCDRR adalah Asian Film Festival (AFIFES) on DRR for Asian Pacific Region. Festival film ini bertujuan untuk membangun kesadaran akan pentingnya ketangguhan dalam menghadapi bencana di tingkat masyarakat, di tengah tantangan bencana yang terus meningkat dan risiko akibat perubahan iklim. Film yang terpilih akan ditayangkan selama konferensi.

Pada program market place, Pameran ini merupakan ajang untuk mempromosikan praktik-praktik pengurangan risiko bencana dalam konteks kearifan lokal, inisiatif lokal, serta kemitraan bersama di tingkat lokal. Pameran  digelar di dua lokasi yang berbeda,  Jogja Expo Center (JEC), Jalan Raya Jantidan Hotel Royal Ambarukmo,  Jl. Laksda Adisucipto 81. Hanya pameran di Hotel Ambarukmo yang dapat dikunjungi oleh masyarkarat dan terbuka mulai 22 – 25 Oktober 2012.

AMCDRR ke-5 akan diselenggarakan pada tanggal 22 – 25 Oktober 2012 dan bertempat di Jogjakarta Expo Center (JEC). Konferensi ini akan diikuti oleh 2.600 peserta, 800 peserta dari luar negeri. Sementara itu, hadir perwakilan dari 79 negara, di antaranya 50 negara dari kawasan Asia Pasifik, kemudian 366 lembaga seperti perwakilan pemerintah, lembaga-lembaga PBB, organisasi donor, organisasi non pemerintah, dan media. Di kutib dari media centre  003/10/2012  (peliput dan Foto “Anjar”)


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Diklat Kunjungan ke salah satu Farm kenari 11 Mei 2013 di Jogjakarta in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   16370974 Page View
    Visitors   844915 Pengunjung
    Visitor Online   6 Pengunjung Online