Media elektronik www.majalahburungpas.com, update ragam warta hobi dan lainnya, klik via  android kamu sejak sekarang pasti mendapat informasi penting didalamnya, silahkan simak  Warta di tiap updatenya  ( Terimakasih)
Kembali Ke Index Berita

Tokoh Derkuku Somali, Enggan di lomba Derkuku, ada Apa ?

Sabtu, 16 Juli 2011 | 13:33 WIB
Dibaca: 2403
Tokoh Derkuku Somali, Enggan di lomba Derkuku, ada Apa ?
BP.SOMALI MEMBOPONG JAGO "TIDAK NGEREK DERKUKU

Redaksi-majalah burung pas, pengemar burung derkuku sedang mencari jati dirinya, di tahun 2003 sempat PPDSI sempat vakum dan ini terjadi selama beberapa tahun. Karena lesu tersebut lantas para tokohya membuat gebrakan lomba derkku di Pleret BAntul ditahu 2003 yang silam.

Dimasa lalu lomba derkuku belum sebaik sekarang dimana gantangan tidak pakai pipa besi, akan tetapi masih menggunakan bamboo.

Bapak Somali yang mengetahi akan kondisi tersebut, lantas membuka lomba sekaligus syawalan dan mempererat tali silaturahmi bagi penggemar derkuku di sekitar Jogja dan JAteng.

PAKAI KATA DE’KOE MANIA SEJAK 2003

Somali pun sempat bibngung, apa nama tema untuk mengundang penggemar agar mereka mau datang, karena PPDSI pada waktu itu sedang vacuum. Ide muncul dengan tiba – tiba, maka acara syawalan tersebut lantas di namai De’koe mania, sebagai mempertemukan penghobis yang semaot vakum.

Berbicara penggunaan awal kata De’Koe ( diambil dari kata derkuku ) dan Mana dari kumpulan penggemar derkuku yang fanatic, sehingga di singkat DE’KOE MANIA dan sejak tahun 2003 lah De’koe mania bisa berjalan hingga sampai sekarang 2011 ini.

Ia juga membeberkan lomba tersebut hanya dengan tiket 30 ribu saja, tetapi antusias sangat luar biasa karena lama tidak ada lomba, kenang BApak Somali.

SEJARAH DAN TOKOH PENDIRI PPDSI

Persatuan Pelestari Derkuku Indonesia ( PPDSI ) awalnya berdiri tahun 1996 dan tokoh tokoh yang mendirikan adalah Ketua irwanto, Ketua 1 Ari Sureksi, Ketua Bendahara ( Alm ) Purbo Sasmito, Sekjend Jepri, Bendahara 1 Somali, Bendahara 2 Jauhari dan Dalip selaku Humasnya saat itu.

PARA TOKOH PERLU LEGOWO AGAR PEMULA BERMUNCULAN

Ketika MAjalah burung Pas.com meminta keterangan organisasi PPDSI yang sekarang Somali mengatkan derkuku merupakan salah satu dari klangenan saya, dan susah untuk saya tinggalkan, tetapi kalau berbicara organisasi, serta penyurian derkuku sepertinya masih jauh dari tujuan para pendiri.

Dulu ketika di gagas agar pelomba makin banyak dan memang juga sempat ramai,bahkan lomba sangat bergengsi,dan menguntungkan semua pihak.

Berbeda dengan sekarang, ketika ada lomba  peraih juara masih yang itu itu saja, peternak juga tidak tambah secara signifikan,sehingga ini menyebabkan bagi calon pemula dan yang akan masuk di komunitas,jadi ragu,bahkan agak takut bila ikut tidak jadi juara atau tidak ada kesempatan menang bagi peternak menengah dan kecil.

Nah ini perlu di benahi selain juga di butuhkan fair play pengurus, sifat legowo para tokoh yang perlu di miliki sehingga derkuku secara nasional akan bisa berkembang, bukan hanya organisasi lomba tetapi perlu memikirkan pengembangan organisasi termasuk Korps Yuri erlu regenerasi kalau mau tetap eksis.

Toh kalau ini berjalan dengan baik, kita juga yang beruntung kata Somali yang tercatat sebagai penasehat tersebut.

BERMAIN DERKUKU BARU KURANG BERGAIRAH

Ketika di sodok agak dalam Dia menguraiakan adanya lomba, khususnya di Pleret Bantul yang gantangannya di pakai untuk lomba memang 50 tiang milik saya, tetapi anehnya ketika ada lomba besar pnitia tak mengundang kami untuk di ajak bermusyawarah, padahal katanya dipercaya sebagai penasehat PPDSI pusat “ ungkap Bu Somali yang juga tahu seluk beluk organisasi PPDSI tersebut.

Memang dalam hal ini kami baru kurang bergairah di Derkuku sehingga saya ke komunitaslain yaitu ayam pelung dan perkutut, ‘ NGGAK TAHU SAMPAI KAPAN “ akan kembali di derkuku “ akata Somali menutup perbincangan dengan media ini. Fid*


Berita Terkait


2 Komentar


dosokusdiwanto
Senin, 5 Maret 2012 | 19:14 WIB
derkuku mania maupun pengurusnya wajib tahu siapa pencetus derkuku awal walo sekarang suara derkuku makin bagus karena rekayasa genetic pak somali juga harus acung jempol atas keberhasilan otak atik genetik hingga menghasilkan derkuku terbaik.Bravo untuk dekeu mania
Balas
dosokusdiwanto
Senin, 5 Maret 2012 | 19:20 WIB
salut pada pak Somali pencetus lomba derkuku kotagede Tapi kita harus legowo bahwa lomba yg sekarang lebih banyak suara yang bagus akibat intervensi dari derkuku Klantan.ari kita berlomba untuk memiliki derkuku suara bagus
Balas

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Diklat Kunjungan ke salah satu Farm kenari 11 Mei 2013 di Jogjakarta in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   16360159 Page View
    Visitors   844238 Pengunjung
    Visitor Online   11 Pengunjung Online