MEDIA MAJALAHBURUNGPAS.COM, MENGUCAPKAN SELMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H/2018 MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
Kembali Ke Index Berita

Awas bahaya laten komunis 'gerakan bawah tanah berupaya munculkan gaya baru

Sabtu, 4 Juni 2016 | 22:46 WIB
Dibaca: 787
Awas bahaya laten komunis 'gerakan bawah tanah berupaya munculkan gaya baru
FORUM DISKUSI' FOTO KIVLAN ZEIN DAN BUSRO MUQODAS

Media hobi majalahburungpas.com warna nasional muatan kali ini perlu di sikapi secara serius oleh anak bangsa terkait bahaya laten Komunis yang menggerogoti sendi sendi kenegraan Indonesia.

Meski banyak yang menyangsikan akan kembali bangkitnya ajar Partai Kumonis Indonesia (PKI) namun gerakan ini perlu diwaspadai oleh siapapun. Karena saat ini sudah terlihat adanya kelompok tertentu yang melakukan gerakan bawah tanah dan berupaya membangkitkan kembali komunis gaya baru di Indonesia.

“Bahkan orang-orang yang mendukung gerakan ini sudah mulai menyusup ke berbagai lini. Kelompok orang ini saat ini menyusun strategi agar komunis dapat kembali bangkit di Indonesia” kata Mayjend (Purn) Kivlan Zein dalam Tablig Akbar dalam rangka songsong Ramadhan dan Milad Pemuda Muhammadiyah yang diadakan oleh Komando Kesiapsiagaan Muhammadiyah (KOKAM) Bantul di Gedung Dakwah PDM Bantul.

Menurut pria kelahiran Aceh ini, gerakan komunis gaya baru sekarang ini telah mempersiapkan diri dengan menyusun kekuatan, bahkan akan segera mempersiapkan kantor yang terletak di Jakarta.

Oleh karena itu, Kivlan Zein mengimbau kepada semua pihak dari berbagai elemen masyarakat serta berbagai latar belakang yang masih percaya pada Pancasila untuk merapatkan barisan, menyiapkan diri apabila suatu saat nantinya para pendukung komunis ini keluar melakukan gerakan.

Muhammadiyah  termasuk di dalamnya KOKAM yang dulunya ikut berperan dalam penumpasan PKI, sambungnya, sekarang harus tetap waspada dan bersiap dengan kemunculan gerakan yang nantinya dapat merusak keutuhan NKRI dan kebersamaan umat beragama.

Sedangkan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiayah, M Busyro Muqoddas menyampaikan bahwa kekejaman PKI telah meninggalkan luka lama kepada umat Islam. Oleh sebab itu Muhammadiyah memang harus mewaspadainya dan jangan terjebak oleh adu domba. Namun begitu jika menemui orang yang memiliki garis PKI, Muhammadiyah harus bisa memberi santunan, berdakwah memberikan ajaran yang benar.

Ideologi komunisme atau marxisme pada dasarnya tidak mengenal demokrasi. Dalam kekuasaannya PKI tidak akan terjadi keadilan sosial ekonomi. Oleh karena itu jika PKI berkuasa jangan berharap ada keadilan tersebut. anjar


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Kesenian Tradisionil Warok Joyo Mangkuro Patuk Gunungkidul menghibur wisatawan in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   15421789 Page View
    Visitors   799560 Pengunjung
    Visitor Online   13 Pengunjung Online