Media elektronik www.majalahburungpas.com, update ragam warta hobi dan lainnya, klik via  android kamu sejak sekarang pasti mendapat informasi penting didalamnya, silahkan simak  Warta di tiap updatenya  ( Terimakasih)
Kembali Ke Index Berita

Junaedi Dnd, Bf” Mestinya Indonesia bisa mengimbangi farm perkutut Thaishel

Selasa, 15 November 2011 | 12:32 WIB
Dibaca: 2871
Junaedi Dnd, Bf” Mestinya Indonesia bisa mengimbangi farm perkutut Thaishel
Junaedi berpakaian Putih di farm dnd bfnya

Mojokerto-majalah burung pas.com, tokoh yang satu ini tak asing di telinga penggemar perkutut Indonesia, Dia bahkan juga di kenal di farm perkutut di Negeri gajah Putih Thailand, Junaedi yang redaksi tampilkan ini, tergolong tokoh gaek yang lebih dari 20 tahun tahu tentang perkutut Bangkok dan faham seluk beluk perkutut import maupun lokal.

Selama berkecimpung di dunia itu, dia tak segan- segan memberi arahan orang atau peternak apabila mau ke farm luar negri terlebih dulu faham dengan suara perkutut. Tak heran Junaedi pemilik DND BF yang berada di kawasan gang 3 Wiji baru kota Mojokerto juga sering menjadi pemandu ke Thailand untuk berbelanja perkutut.

Ketika majalah burung pas.com menyempatkan berbincang-bincang tentang produk – produk dalam negeri dan import peternak ini, menyampaikan mestinya hasil farm para peternak perkutut Indonesia bisa mengimbangi hasil perkutut import dari Bangkok, Apa alasannya ? Karena darah -darah yang bagus sudah banyak di Indonesia, “kata Junaidi.

Sayangnya farm-farm Indonesia yang sudah begitu banyak ini, mereka dalam segi merawat kurang optimal / kurang focus. Berbeda dengan para peternak di Thai Sel mereka ketika terjun totalitas menjadi bagian yang utama, sehingga hasil farm mereka sangat oke dan ini yang patut di contoh.

Apalagi saat membreeding induk – induk perkutut dari berbagai trah, mereka  juga mengadakan berbagai penelitian, mulai dari suara, makanan yang cocok, vitamin, obat – obatan serta perawatan yang tepat di tambah inovasi dalam meracik indukan menjadi pekerjaan seriusnya.

Nah ini yang bisa menjadi bahan rujukan agar dapat mengembangkan perkutut ke arah yang lebih baik dan profesional. Junaedi menambahkan potensi maju bagi peternak perkutut Indonesia sudah ada di depan mata.

Namun sayangnya lagi, ketika investasi digelontorkan terkadang para penangkar itu sendiri mudah terkena sengat / dipanas-panasi sehingga hasilnya kurang optimal. Bila hal ini tidak di lakukan dengan sungguh-sungguh, maka investasi tersebut akan menjadi kurang menarik, bahkan ada yang dikatakan gagal.

Untuk menghindari kevakuman dalam berinvestasi di perkutut bila sedang down, maka para peternak perkutut tak ada salahnya menerapkan system peternakan dan breeding sesuai orang Bangkok, yang mengadakan penelitian, yang lebih dalam dan lain-lain merupakan langkah yang tepat bagi kita semua, “kata Junaedi yang bisa di kontak di : 085 853 126 777 “ fiq/sgt”

 


Berita Terkait


1 Komentar


Andi Mintoko
Jumat, 18 November 2011 | 07:48 WIB
Muantaap...And salam sukses
Balas

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Tips pengkondisian burung cucak hijau bakalan baru di beli in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   16195445 Page View
    Visitors   834976 Pengunjung
    Visitor Online   10 Pengunjung Online