Selamat berkarya  dengan sungguh-sungguh 'jangan lupa untuk dan sering Menengok berita berita dunia hobi dan satwa dari www.Majalahburungpas.com, dari android kamu sejak sekarang.
Kembali Ke Index Berita

Memorial Jenderal Besar HM Soeharto di Sedayu Bantul Di Sukai Berbagai Etnis

Sabtu, 17 Juni 2017 | 07:46 WIB
Dibaca: 1297
Memorial Jenderal  Besar HM Soeharto di Sedayu Bantul Di Sukai Berbagai Etnis
PATUNG IMEMORIAL MANTAN PRESIDEN RI KE 2 SUHARTO DI SEDAYU BANTUL

Sedayu media hobi majalahburungpas.com, warta wisata taman dan gedung mungkin salah satu obyek yang satu ini anda cari ya, musium Suharto di Sedayu banyak di kenal sebagai tempat dan untuk melongok kesuksesan pak Harto.

Di akui oleh pengelola meski jumlah pengunjung sempat mengalami penurunan bulan April mencapai 5.200 pengunjung,bulan  Mei ada penurunan, rata –rata  selama bulan puasa mencaai  50 -100  perhari.Pada bulan  April  ada event  Hari Kartini,

Seluruh pengunjung  mulai dari anak, usia PAUD, TK, SMP, SMA bahkan guru-guru  berpakaian nasional.Dan kalau  bicara bagaimana harus memberikan wawasan, kebangsaan, nasionalis,  di memorial  HM. Soeharto sudah  lama diadakan sosialisasi, hampir setiap hari  lagu-lagu Perjuangan, termasuk Indonesia Raya diperdengarkan bagi pengunjung.

Jumlah pengunjung  dari Januari sampai Juni tercatat 800 pengunjung terdiri berbagai etnis di Indonesia.” Ungkap Gatot Nugroho saat ditemui di Memorial Jenderal Besar HM Soeharto,Kemusuk,Argomulyo,Sedayu,Bantul, DIY(13/6).

Menurutnya, dengan memperdengarkan lagu-lagu kebangsaan,perjuangan akan memberikan nilai edukasi, wawasan nasional,kebangsaan,dan  akan tertanam  di setiap  generasi muda.

Berbicara Pancasila sejak awal, di museum sudah dilakukan penanaman  jiwa  nasionalis, kebangsaan,  hal tersebut  sesuai komitmen Pak Harto almarhum secara konsekuan,Pancasila bagi kami, sejak almarhum secara murni dan konsekuen mempertahankan, memelihara dan memberikan edukasi lewat butir-butir Pancasila dalam ekaprasetya pancakarsa.

Meski eka prasetya sempat dibekukan oleh Tap MP tahun 1998,  namun sejak pemerintahan presiden  Jokowi  Indonesia selalu memelihara , memberikan jiwa Pancasila bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa.

Karena dasar Negara kita adalah  Pancasila dalam wadah Bhineka Tunggal Ika. Disini kegiatan anak ketika memberikan wawasan kebangsaan, nasional  kepemimpinan  selalu dinyanyikan oleh anak-anak, “ saya  melihat  usia anak-anak hafal.” Ungkap  Gatot.

Menurutnya, penanaman sejarah penting  ditanamkan bagi generasi  muda,karena  bangsa Indonesia pernah  mengalami sejarah panjang bagaimana bangsa Indonesia mempertahankan Pancasila dibawah kepimpinan Pak Harto dalam menumpas  G30S/PKI yang ingin menggulingkan Pancasila.”

Sejarah itu  tidak boleh hilang dan dilupakan, atau hilang  dalam catatan sejarah.Sejarah itu merupakan  sejarah penting bagi generasi muda, sejarah itulah yang kami tanamkan  disetiap generasi muda bangsa.” tegas  Gatot.Sedangkan pengunjung berasal dari berbagai etnis di  Indonesia,mulai   Sabang – Mearuke.

Mereka   berkunjung secara  rombongan terdiri dari  Bupati,  Camat,  Kepala desa yang jumlahnya  luar biasa. Mereka sangat  apresiasif terhadap Pak Harto.

Mereka  kalau berkunjung terutama  masyarakat luar Jawa,ke sini pak Bupati membawa  rombongan yang jumlahnya  lebih  dari  200 sampai 300 terdiri Camat, Kepala Desa.

Biasanya kalau Bupati berkunjung ke sini, mengajak  Camat, Kepala Desa,kadang ketamuan  satu rombongan 200-300, nah itulah kalau kesini  melihat patung berkata “Inilah Bapak Saya”   ungkap Gatot menirukan  pengunjung. isan Riyanto


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Prospek ternak tikus putih Bagus "Kuncoro tiap bulan eksport tikus in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   12110101 Page View
    Visitors   662984 Pengunjung
    Visitor Online   13 Pengunjung Online