Selamat berkarya  dengan sungguh-sungguh 'jangan lupa untuk dan sering Menengok berita berita dunia hobi dan satwa dari www.Majalahburungpas.com, dari android kamu sejak sekarang.
Kembali Ke Index Berita

Goa Asmara di Bunder Patuk bagian dari sejarah

Senin, 28 Mei 2012 | 10:37 WIB
Dibaca: 3844
Goa Asmara di Bunder Patuk bagian dari sejarah
GOA ASMARA MENYIMPAN SEJARAH

Pas tv, group majalahburungpas, Berwisata tak harus di tempat yang ramai dan yang sudah kondang di publik. Berwisata di alam pedesaan justru malah mampu membangkitkan inspirasi bagi seseorang untuk dapat lebih menaikmati alam ciptaan Yang Maha Kuasa sehingga menambah Syukur kepadanya.

Salah satu tempat wisata alam yang mudah di tempuh dan jalan tidak menanjak ada di Gunungkidul tepatnya di Pedukuhan Kemuning Bunder Patuk Gunungkidul atau jalan Wonosari Km 25. Lokasi wisata di daerah ini menawarkan beragam wisata alam seperti telaga kemuning, hutan wanagama, Situs situs bersejarah, selain juga ada air terjunnya yakni air terjun Ngeboran.

Dari sekitar 15 tempat wisata di areal Kemuning ini, juga terdapat goa yang cukup bersejarah bagi perkembangan perjuangan saat melawan penjajahan. Goa yang ada di desa wisata kemuning Bunder Patuk Gunungkidul tersebut adalah  ‘Goa Asmara” yang letaknya tidak jauh dari batu payung yang unik sekiar 200 meter.

Untuk menuju lokasi memang masih sulit, karena belum ada perawatannya, namun seiring dengan program wisata, goa ini akan di rawat agar menjadi bagian dari wisata kemuning.

Lokasi Goa yang bersejarah ini hanya memiliki kedalaman sekitar 5 meter, dengan luas sekitar 1 meter, namun mulut goanya cukup lebar lebih dari 6 meter. Menurut penuturan beberapa sumber dari warga setempat, Goa ini saat perang di pakai untuk berlindung serta membuat dapur umum sehingga sebagian dari langes atau bekas asap yang menghitam masih ada.

Selain itu Goa Asmara saat itu juga di pakai oleh para pejuang serta tempat berlindung pasangan suami istri hingga cukup lama. Goa asmara ini di luarnya atau atapnya membentuk kerucut dan di apit lahan semak belukar dan hutan yang tidak rimbun. Dinding yang adapun hanya separohnya dengan pintu depan yang lebar.

Jadi jangan heran bila nama Goa ini sangat menarik dengan nama ‘Goa Asmara” karena di pakai  berlindung para pasangan suami istri saat ada perang. Untuk berkunjung di lokasi cukup mudah bisa di tempuh melalui Bundaran Sambipitu keselatan 2,5 km dan jalan Jogja Wonosari km 24 Kerjan keselatan 3 km . “pur/fiq”


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Tarian gejok lesung memekik di tengah jalan in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   12313756 Page View
    Visitors   669981 Pengunjung
    Visitor Online   12 Pengunjung Online