Potensi air terjun Jurug Gembyong Ngoro-oro berpotensi sebagai Pendapatan asli Desa
Rabu, 18 Januari 2012 | 07:46 WIB
Gunungkidul–Pas.tv group majalahburungpas.com menyajikan berita wisata air terjun. Berwisata mengunjungi air terjun memang mengasyikan, apalagi gemercik airnya indah hingga mampu menghibur. Mungkin pemirsa kenal dengan grojogan sewu di Tawangmangu, di sana air terjunnya menjadi tempat wisata favorit para pecinta wisata.
Di DIY team pemburu wisata majalahburungpas,com juga menemukan air terjun yang cukup unik juga menarik untuk di kunjungi, lokasi air terjun ini memang belum setenar di daerah yang lain, namun lokasinya sudah sering menjadi jujugan banyak orang.
Di sebuah dusun yang berbatasan dengan kecamatan Prambanan, tepatnya Dusun Gembyong Desa Ngoro-oro, Patuk, Gunungkidul ternyata memiliki air terjun yang eksotis dengan panorama alamnya yang memikat.
Di desa tersebut wisata alamnya berupa air terjun memang belum di kelola sebagai tempat wisata, padahal panorama itu dapat menjadi salah satu potensi Pendapatan Asli Desa yang besar, dan ini sangat di mungkinkan.
Lokasinya pun sudah di kunjung para wisatawan dari berbagai daerah, terutama di saat hari libur. Lokasi air terjun ini bernama JURUG (dinamai jurug) karena lokasinya agak menjorok kedalam atau lokasinya dalam, sehingga warga di sekitarnya menyebut grojogan jurug yang di ambil dari kata menjorok atau lokasi yang dalam.
Sebelum melihat Air terjun jurug, pengunjung akan di kagetkan dengan suasana alam dan jembatan gantung, yang boleh di kata ini unik dan tertinggi di DIY, sebab memiliki ketinggian sekitar 70 meter dari dasar sungai.
Untuk menuju air terjun tersebut harus memakai pemandu warga sebab jalannya terjal dan berliku, selain itu pengunjung bisa juga dengan berjalan menyusuri pinggir kali atau lewat pematang sawah, jarak terjunan air dengan jembatan gantung sekitar 300 meter ke barat.
Panjang jembatan gantung tersebut sekitar 90 meter yang kanan kirinya di selimuti panorama alam yang unik dan masih asli.
Air terjun Jurug juga berdekatan dengan air terjun yang lain, dimana di atasnya juga ada air terjun Guyangan. Di nama Guyangan,karena lokasinya sering di pakai untuk mengguyang Sapi, sehingga pantas di sebut air terjun Guyangan. Air terjun yang kedua ini memang tidak setinggi Jurug, selain lokasi juga mudah di lihat dari atas jembatan gantung.
Air terjun guyangan hanya setinggi sekitar 3 meteran saja, dan ciri khas air terjunnya agak melingkar. Air terjun Guyangan ini merupakan pertemuan dua sungai dari selatan dan timur.
Lokasi air terjun Guyangan ini lebih dekat dengan jembatan gantung,selain juga masih satu jalur dengan air terjun Jurug. Untuk menuju lokasi, pengunjung dapat menempuh melalui perempatan Tawangsari keutara sejauh 1.5 km dengan menyusuri akses jalan beraspal dan sebagian cor.
Ketika musim kemarau, pernah terpantau banyak di kunjungi sebagai tempat untuk pengambilan foto dan shooting para pendemen wisata, dan bahkan ada yang mengaku artis dan calon artis.
Nah pemirsa tertarik ndak dengan wisata yang ini ? Pas tv online membuka inspirasi. Lebih lanjut tentang Jurug ini dapat di lihat secara visual di Pas Tv “Team red “
Berita Terkait
- Pantai Nglolang
- Pasir Putih Pantai Drini
- Berlibur ke Negri di atas awan
- Pemandangan unik seperti Ular raksasa dan Tebing karang Raksasa ada di Kebun buah Mangunan
- Gamelan Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat, Bunyinya sama
- Kepulan asap Gunung bromo Jatim asyik unutk di pandang
Tidak Ada Komentar
Tinggalkan Komentar
| Jual Beli |
Anak-anak Desa menjalin keakraban dengan mandi bersama di Sungai pegununganRabu, 22 Februari 2012 | 23:26 WIB |
Tips memandikan kambing EtawaRabu, 22 Februari 2012 | 21:42 WIB |
Ring Cmn Solo makin berkibarRabu, 22 Februari 2012 | 20:34 WIB |
| PAS Images |








