Di hari raya yang penuh kedamaian ini keluarga besar media majalahburungpas.com, baik staf dan wartawan mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1438 H/2017,
Kembali Ke Index Berita

Panorama Gunungkucir di perbukitan menoreh

Jumat, 2 September 2011 | 22:39 WIB
Dibaca: 10543
Panorama Gunungkucir di perbukitan menoreh
Pemandangan dari puncak gunungkucir

Wisata alam dan Gunung sajian majalahburungpas, Gunung Kucir adalah sebuah gunung yang terletak di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak dari kota Yogyakarta sekitar 45 km. dengan ketinggian sekitar 765 meter (2.510 kaki) Lokasi lokasi di Pegunungan Bukit Menoreh.

Untuk menuju ke gunung ini jalannya sudah beraspal, namun berliku dan menanjak tajam. Mau kelokasi dapat melalui Dekso atau Godean ke barat melewati sungai progo, ketemu lampu merah terus ke barat selanjutnya belik kanan.

Dari perempatan ini jaraknya masih sekitar 20 km lagi. Lokasi gunung sangat indah, apalagi bila pemirsa dapat mencapai puncaknya, maka  akan merasakan  seperti di atas awang-awang nan tinggi. Ketika di puncak gunung kucir ini pengunjung akan merasakan hawa dingin dan angin yang cukup besar.

BATU KARANG UNIK

Batu karang mirif didasar laut

puncaknya terdapat batu karang dan pohon akasia

Saat mata memandang indahnya di sekeliling puncak gunung tersebut, shoo pasti mata se akan tak mau berkedip, karena pemandangan tak akan membosankan. Di atas puncak gunung ini pula terdapat batu karang, yang mirif di dasar laut, dimana batu itu terlihat dengan kasat mata, bahwa itu batu karang yang memiliki pori pori serta rongga karang yang telah berumur dan berjuta juta tahun seperti di dasar laut.

Konon “ kata para ahli puncak daratan itu dulunya merupakan dasar laut, sehingga tak heran bila batu ada di tempat itu sebagai buktinya. 

PEMANDANGAN MENGHARUKAN

tiga antena seluler kota kecamatan samigaluh dapat di lihat dari puncak ini

tempat pakir dan jalan beraspal yang berliku di bawah/selatan gunung kucir

Ketika berdiri di atas gunung, mata akan melihat indahnya hutan tropis dan deretan gunung yang menjulang terbalut pepohonan yang  menghijau. Dari atas gunung sisi barat ini, kita juga akan melihat kota kecamatan Samigaluh di kaki gunung pula. Pemandangan yang lain sebuah menara telepon seluler juga asik menjadi tontonan yang paling dekat.

Jalan menujuk puncak gunung ini hanya setapak, namun mudah di capai. Ketika parkir kendaraan dapat di lihat dan jaraknya hanya 500 meter dari puncak, selain letaknya berada di lapangan. Lokasi tempat wisata alam ini belum tergarap.

Kelak apabila di kelola dengan baik akan menjadi tempat pavorit untuk di kunjungi dengan panorama bukit menoreh, yang mampu mencuri perhatian untuk di pandang.  Anda tertarik ? “majalah burung pas mengabarkan “


Berita Terkait


7 Komentar


alfons suhadi
Selasa, 30 Juli 2013 | 10:49 WIB
Di bawah kaki gunung kucir itu aku dilahirkan pada tahun 1958. Sayang sejak tahun 1973,aku meninggalkan tanah kelahiranku yang indah itu. Ketika melihat foto-foto yang tersaji ini pikirannku jadi ingat masa kecilku ketika membantu orang tuaku yang petani mencari rumput, mencangkul, mencari kayu bakar, menggembala kuda, mencari jangkrik, gangsir, gareng pong, larva pohon turi, koro untuk dimakan, main bola jeruk bali, bersekolah telanjang kaki lewat jalan becek sejauh tiga kilometer dari rumah dan lain-lainnya. Sungguh indah dan menyenangkan.......
Balas
Agus
Selasa, 21 Januari 2014 | 13:22 WIB
aku punyateman disana
Balas
yoga putra
Sabtu, 16 Mei 2015 | 19:30 WIB
benar2 pemandangan yang indah....
Balas
Liem Trisna Agus
Kamis, 21 Mei 2015 | 11:14 WIB
Jadi kangen naik gunung kurir...pemandangannya luar biasa...
Balas
enggar tri
Selasa, 7 Juli 2015 | 09:12 WIB
kalau sunrise nampak nggak ya??
Balas
TW
Selasa, 13 Oktober 2015 | 13:30 WIB
Wah jadi ingat kalo rapotan SD Balong 2 dan SMP Kanisius pasti naik gunung kucir. Ingat juga waktu cari rumput di atas keranjangnya gelundung sampai bawah...berhamburan rumputnyo
Balas
Paidjo
Kamis, 28 Januari 2016 | 19:51 WIB
Pemandangan yang indah. Tahun 80an awal saya pindah dari desa dibawah gunung ini. Ladang beserta beberapa sisa pohon cengkeh masih terawat sampai sekarang, pas dibawah puncak gunung ini. Setiap pulang ke Jogja, kusempatkan naik motor keliling sekitar Samigaluh, Girimulyo, Kalibawang dan Nanggulan. Time flies so fast.
Balas

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Lomba derkuku tutup tahun 2013 in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   11830093 Page View
    Visitors   649037 Pengunjung
    Visitor Online   9 Pengunjung Online