Selamat berkarya  dengan sungguh-sungguh 'jangan lupa untuk dan sering Menengok berita berita dunia hobi dan satwa dari www.Majalahburungpas.com, dari android kamu sejak sekarang.
Kembali Ke Index Berita

Gunungkidul banyak wisata alam air terjun

Kamis, 15 Maret 2012 | 12:30 WIB
Dibaca: 3596
 Gunungkidul banyak  wisata alam air terjun

Redaksi-majalahburungpas.com warta wisata airt terjun. Gunungkidul yang di kenal  memiliki lahan kering ternyata memiliki potensi alam yang sangat indah. Salah satu dari alamnya yang unik dan menarik  adalah di Kecamatan Patuk  dimana daerahnya ada panorama alam baik gunung api purba dan air terjun yang cukup  eksotis.  

Dusun Batur yang bersebelahan dengan Bobung yang terkenang dengan kerajinan seni ukir topengnya  juga memiliki suang dan ada air terjunnya.  Lokasi ini hanya dapat di tempuh dengan berjalan kali sekitar  500 meter  ke arah barat lalu ke belok ke utara di lanjutkan ke ketimur melintasi pematang sawah akan melihat panorama  alam yang masih segar dan  asli.

 

Ketika  para wartwan majalahburungpas.com   ini memburu lokasi air terjun tersebut, tampak alamnya  yang indah dan di selimuti pepohonan yang rindang, di tambah dengan gemercik air sungai yang oke ini, di mungkinkan akan menjadi  tempat  membugarkan pikiran yang sedang kalut karena  alam ini  juga  akan menjadi  salah satu hiburan yang tak membosankan.  

Di  kanan,  kiri serta barat lokasi juga terpampang pemandangan alam berupa air mengalir serta bongkahan batu yang di mungkinkan dari rangkaian  gunung api purba, dan hal ini akan nyambung karena sisi utaranya merupakan gunung api purba di Desa Nglanggeran.  Saat menginjakan kaki  di batu raksasa di areal air terjun  Banyunibo ini, juga akan di suguhi  pemandangan batu yang menjulangnya menjadi alas air terjun tersebut.  

Lokasi ini ” kata bapak  Senen salah satu warga yang dekat dengan lokasi ari terjun mengatakan  jalan menuju lokasi alam belum tersentuh pembangunan, apalagi  di kelola  secara serius sebagai sarana wisata desa.

Bapak senen yang memiliki nama Narno ini mengungkapkan, air terjun tersebut di kenal  dengan nama Banyunibo ( air jatuh) namun  nama ini di sandang ketika memasuki musim hujan atau banyak air, sedang di musim panas atau kemarau masyarakat menamai “kali asat” karena ketika musim panas airnya kering.

Jadi walaupun air terjun hanya beberapa bulan saja,  tetapi jumlah pengunjung tiap hari selalu ada, bahkan para pelancong  juga akan dapat  menikmati panorama  alam yang lain, meskipun air terjun banyunibo  tidak  menampakan diri,  pungkas  Senen, menutup pembicaraan dengan media ini. “pur/ap


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Suara burung perkutut jawara milik Agiong Jogja in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   12287498 Page View
    Visitors   669262 Pengunjung
    Visitor Online   23 Pengunjung Online