majalahburungpas.com portal hobi dan umum update ragam warta, hobi burung, satwa, wisata, umum dan video, klik via hp kamu mulai sekarang juga, twitter @majalahburungpas, Jangan ketinggalan hari gini belum tahu majalahburungpas.com Apa kata Dunia ???
Kembali Ke Index Berita

Agro wisata alam Sutra liar, sebagai tempat pendidikan dan penelitian

Rabu, 8 Juni 2011 | 12:24 WIB
Dibaca: 3618
Agro wisata alam Sutra liar, sebagai tempat pendidikan dan penelitian
mata Air Watu wedok yang jernih

Imogiri-majalahburungpas.com, warta desa Wisata, Karang tengah yang berjarak sekitar 20 km dari kota Provinsi DIY, merupakan salah satu desa yang memiliki aneka ragam budaya dan wisata. Obyek wisata alam ulat sutra dan wisata pendidikan soal pembatikan adalah bagian yang di kembangkan oleh sebagian masyarakatnya.

Desa karang tengah memiliki komunitas para pembatik hingga turun temurun. Ketika salah satu tokoh desa sekaligus pamongnya,  Bapak Pargiyanto yang  kami mintai keterangan mengenai desanya, Ia sedikit menyampaikan, bahwa daerahnya kini semakin ramai di kunjungi, sebagai tempat wisata alam yang menarik.

Para wisatawan, yang datang  juga mencari informasi untuk menimba ilmu membatik, di samping juga ada yang hanya sekedar wisata saja.Dalam kesempatan yang lain, Bapak Pargiyanto juga memberikan informasi, Di desanya selain memiliki obyek wisata Agro ulat sutra liar, yang di pakai untuk para peneliti sutra liar, sebagai  laboratorium alam, arel kebun juga memiliki Wisata Spritual yang bersejarah.

Adapun lokasi ini, ada di bukit karang tengah yang kebetulan masih satu areal Ulat sutra liar di karang tengah. Di tempat Wisata alam ini, juga terdapat petilasan dan pertapaan KI Ambar Sari,selain ada mata air jernih yang konon merupakan petilsan yang sangat penting zaman dahulu, mata air ini di sebut Watu wedok

Di desa  wisata Karang tengah Imogiri Bantul Yogyakarta, terdapat Makam Ki ambar sari dan Sekar Sari serta petilasannya, yang di kenal masyarakat yaitu Watu wedok. Di bukit dengan ketinggian 200 Dpl ini, dari cerita yang sudah turun temurun hingga sekarang Konon Ki Ambar Sari, Sekar Sari adalah pengikut dari Sultan Agung Hanyokrokusumo.yang saat itu mencari wilayah yang akan di pergunakan untuk pemakaman para raja Mataram yang kelak.

Namun pengikut ini, Ketika dalam perjalanan mencari tanah yang di maksud tersebut, mereka mengalami kehausan sehingga berhenti sejenak untuk istirahat selain mencari air minum. Di tempat bukit yang tinggi ini, keduanya lantas merasa senang, selain di atas batu alamnya juga di ketemukan mata air yang jernih, sebanyak 3 buah yang selalu di pakai untuk kebutuhan dan di minumnya.

Konon pula, karena kecapekan selain juga betah di daerah perbukitan ini sampai berhari hari, bahkan meninggal duniahya pun, di sekitar  daerah itu, sedang makamnya, juga tidak jauh dari mata air di atas batu alam tersebut. Saat majalah burung pas.com online ini mengunjungi areal sumber air itu,  ternyata betul airnya sangat jernih serta segar.

TIGA MATA AIR JERNIH

Mungkin kita akan terheran-heran bila menyaksikan sumber itu, sebab di sekitar danau mini, ini  kalau boleh kami tulis, terpampang sangat minim tanah maupun tanaman, akan tetapi ada sumber mata  air yang  selalu bersih dan tak pernah kering.** Team red **            

 

Pemandangan ke kota kecamatan Imogiri

Petilasan Mata air di atas batu yg jernih 


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch 47 tumpeng semarakan kirab budaya dlingo bantul in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   5087627 Page View
    Visitors   361909 Pengunjung
    Visitor Online   14 Pengunjung Online