MEDIA ONLINE MAJALAHBURUNGPAS.COM, MENGUCAPKAN MARHABAN YA RAMADHAN 1438 H/2017, SIAPKAN DIRI UNTUK MENUNAIKAN IBADAH SUCI
Kembali Ke Index Berita

H. Prabukusumo SPSi " Pemerintah lebih kejam dari "VOC "

Sabtu, 16 Juli 2011 | 22:33 WIB
Dibaca: 2892
H. Prabukusumo  SPSi " Pemerintah lebih kejam dari  "VOC "
Prabukusomo menyerahkan Piala di lomba ocehan "

Jogjakarta, Majalah burung pas.com, Warta daerah, pemerintah pusat lebih kejam dari VOC, hal ini di sampaikan oleh H. Prabukusumo menjelang pembukaan lomba burung berkicau Hamengku Buwono Cup X di komplek Candi Prambanan 10 Juli 2011. Lebih lanjut  Dia mengatakan, penjajah VOC saja mengakui kedaulatan Kerajaan Mataram, tetapi RI sekarang melupakan sejarah.

RI merdeka tidak lepas dari peran Sultan  HB IX.yang mau berkorban demi negri ini, tetapi kenyataanya saat ini, tidak aspiratif dan tidak juga  memahami aspirasi warga Jogja agar penetapan, Rancangan Undang-Undang Keistimewaan DIY yang telah di ajukan sesuai aspirasi dan amanat  Srisultan HB IX  dapat membuat lega warga DIY  “kata Prabukusumo yang juga pecinta burung perkutut dan ocehan tersebut.

GPPH. Prabukusumo, yang Juga adik kandung Sri Sultan Hamengku Buwono Ke X Gubernur DIY tersebut juga mengatakan “wacana gubernur dan wakil gubernur utama adalah merupakan jebakan, karena hal ini, tidak memiliki dasar hukum yang  jelas, sehingga akan menghilangkan kedekatan antara kraton dengan rakyat Yogyakarta yang tidak bisa dipisahkan,dimana, berdirinya RI, Kraton Yogyakarta telah andil besar dalam membentuknya.

Amanat yang menggabungkan kasultanan Yogyakarta dengan NKRI itu juga menyebutkan  pimpinan pemerintahan daerah akan dipegang kraton.

Lebih detail  Prabukusumo juga menjelaskan, pemerintah pusat seharusnya lebih peka dan aspiratif memperjuangkan keistimewaan, karena mereka sekarang ini bisa mendapat amanah menjadi wakil rakyat, juga berkat  perjuangan masyarakat Yogyakarta hingga menjadi NKRI, tetapi kenapa aspirasi penetapan, juga belum mendapat tanggapan yang melegakan “papar Prabu, yang berkumis tebal ini.

Menengok sejarah yang tak dapat di pungkiri, Sri Sultan Hamangkubuwono IX dan KGPAA Sri Paduka Paku Alam VIII telah mengorbankan diri dan institusinya, demi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia “Ungkap Prabukusumo. Prabukusumo, juga menegaskan warga DIY,  merasa khawatir, sebab molor-molornya pembahasannya RUUK tersebut disinyalir ada yang mempolitisir.

berkaitan dengan itu,dengan ada Setgab koalisi dan sebagainya itu adalah penekanan ( pressure) politik yang  sampai  saat ini masih  menjadi tanda tanya bagi bagi warga DIY dan kerabat Kraton Yogyakarta, "Beber Prabukusumo yang juga mantan Ketua partai Demokrat DIY, yang mengundurkan diri tersebut. ** fid**

 


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Ayam Pakoy Ngetrend Di Jagat Hobis Aduan Ayam in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   11664866 Page View
    Visitors   643243 Pengunjung
    Visitor Online   13 Pengunjung Online