tim redaksi dan wartawan media online majalahburungpas.com,mengucapkan selamat tahun baru 2017, hari ini tahun 2017 harus lebih baik dari pada tahun kemaren, Dan selamat liburan tahun baru kami ucapkan kepada halayakl umum dan pelanggan /pemirsa majalah burung pas.com,
Kembali Ke Index Berita

Burung Platuk Bawang Efktif untuk Master Cendet, dan Murai Batu, Keberadaaannya Makin Langka

Sabtu, 16 Juli 2011 | 10:29 WIB
Dibaca: 5295
Burung Platuk Bawang Efktif untuk Master Cendet, dan Murai Batu, Keberadaaannya Makin Langka

MAJALAH BURUNG PAS.COM, serba-serbi seputar ocehan, Burung ocehan banyak ragamnya, Burung platuk bawang seperti pada muatan ini juga bermanfaat bagi penggemar burung ocehan, fungsi utamanya adalah untuk masteran.

Burung platuk bawang memiliki paruh lancip, panjang dan sebagian kepalanya tampak ada warna merahnya.

Burung Platuk memiliki suara keras terutama trecetannya,di samping gerak geriknya lincah pula.

Kegemaran burung ini ketika di alam bebas, suka membuat goa di dalam pohon yang sudah kering dan tinggi yang kadang jauh dari jangkaun manusia.

Goa yang di buatnya di fungsikan untuk menaruh telor yang di eraminya, di samping sebagai rumahnya. Gua juga di manfaat untuk membuat suara dari luar dengan cara di patuk patuk, ketika akan membangunkan anaknya, saat anaknya masih tidur di dalam goa kayu buatannya tersebut.

Burung ini di namai platuk karena dalam membuat sarang /gua di dalam kayu, cara membuatnya dengan cara mematuk-matuk pakai paruhnya yang lancip tersebut, sedang kata bawang di ambil dari bawang hasil pertanian dari pak petani.

Burung Platuk terbagi 2 macam, yaitu burung yang kepalanya ada warna merahnya di sebut platuk bawang, sedang yang lainnya tidak ada warna merahnya kicaumani hanya menyebut platuk saja.

Dua jenis burung platuk ini dasar pokok warna bulu hampir sama, yaitu lurik dan kecoklatan, ada warna putih, berwarna  ke abu-abuan. Ciri lain dari burung ini, memiliki leher panjang. Menurut pengamatan di lapangan leher yang panjang itu, ternyata berfungsi menjulur dari luar goa untuk meloloh/menyuapi anaknya dari luar. 

Dia juga tidak bisa berdiri seperti burung yang selain platuk, sebab dalam berdiri kakinya nelapak mengikuti kayu yang berdiri pula. *team Red* 


Berita Terkait


1 Komentar


tata
Sabtu, 25 Agustus 2012 | 16:10 WIB
owww... begitu...
Balas

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Prospek ternak tikus putih Bagus "Kuncoro tiap bulan eksport tikus in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   10885928 Page View
    Visitors   621755 Pengunjung
    Visitor Online   14 Pengunjung Online