Sangkar Panji kriya di lirik kung mania negri tetangga"
Kamis, 3 November 2011 | 21:06 WIB
Bantul majalah burung pas.com , Perajin sangkar ukir derkuku dan perkutut yang satu ini bangga-bangga susah, pasalnya hasil kerajinan sangkar ukirnya ketika di lirik penggemar dalam negri tak jadi soal, namun berbeda saat produk mau di borong pembeli dari negri tetangga justru tak berkutik.
Bukan masalah produk maupun harga, tetapi justru prosesing pengiriman yang amat menyusahkan “kata Nurjianto ketika memberikan jawaban pertanyaan media ini di work shoop dan rumahnya 29 Oktober 2011 yang lalu.
Pantauan Panji jaya Kriya yang berada di Dusun Tirto Triharjo Pandak Jl. Srandakan Bantul Yogyakarta tersebut beberapa tahun terakhir terbilang sebagai perajin sangkar ukir perkutut dan derkuku yang memiliki prospek cerah, buktinya dalam satu bulan Ia tidak pernah sepi order baik dari dalam dan luar kota DIY, bahkan pesanan dari negri Jiran Malaysia juga ada meskipun ketika di orderi justru tak di sanggupi karena terkendala biaya dan proses yang berbelit dalam pengiriman.
Nurjianto dalam menekuni sebagai perajin sangkar pasang surut adalah hal biasa ia rasakan, menurutnya dalam kurun 1 tahun terakhir ini saja hasil sangkar panji Jaya sudah beredar di penggemar di DKI, Jabar, Diy, Jateng, dan Jatim jumlahnya lebih dari 60 sangkar.
Motif motif yang di kembangkan perajin ini juga mengikuti selera pemesan, dan yang sering di kerjakan berupa motif; batik, wayang, Hewan dan lainnya terus di kerjakan. Nur mengakui karena ini sebagai kerajinan tangan yaa tentu saja ada kekurangan terutama dari segi kecepatan, kan bikinnya tidak pakai mesin jadi yaa sabar bila pesan dan haraf ngantri tUtup Nurjianto hp. 081 328 711808. *team pas*
Berita Terkait
2 Komentar
Tinggalkan Komentar
| Jual Beli |
Wisata baru Air terjun Ngeboran Muning bakal menjadi favorit di GunungkidulSabtu, 19 Mei 2012 | 06:28 WIB |
Batu payung di Kemuning, menyerupai ikan hiu dan candi, jadi jujugan wisatawanMinggu, 20 Mei 2012 | 06:29 WIB |
Burung hantu kawan manusiaSabtu, 19 Mei 2012 | 12:50 WIB |
| PAS Images |







