Selamat berkarya  dengan sungguh-sungguh 'jangan lupa untuk dan sering Menengok berita berita dunia hobi dan satwa dari www.Majalahburungpas.com, dari android kamu sejak sekarang.
Kembali Ke Index Berita

Semen di Jawa 1 Zak Rp. 50.000 di Papua Rp. 800.000 ?

Rabu, 20 November 2013 | 21:15 WIB
Dibaca: 2342
Semen di Jawa  1 Zak  Rp. 50.000 di Papua Rp. 800.000 ?
DOK FOTO ILUSTRASI SEMEN

Media online-Majalahburungpas.com, warta umum warta daerah,  anda sedang membangun dan membutuhkan sement ? tentu  sement merupakan rangkaian dalam mendirikan bangunan permanen.

Berikut ini  informasi  yang di tulis oleh media partner PASTNEWS, yang mengunggah harga sement di Provinsi  Papua, si sana  terbilang mahal, dan beda jauh dengan harga sement yang ada di Indonesia bagian barat terutama di Pulau Jawa yang hanya seharga sekitar Rp. 50.000 untuk persaknya.

Satu  sak semen di Papua cukup mahal sebab harganya  1 Rp.800.000, jadi jangan heran bila di Papua jarang bangunan yang mengunakan semen dan yang  paling banyak adalah bangunan dari papan  kayu.

Harga mahal  tersebut di antaranya karena Papua merupakan daerah yang bermedan berat yakni pegunungan, sehingga ketika akan menggunakan dan mengakut semen jelas menggunakan  tranfortasi udara, seperti kapal terbang, dan helicopter.

Di Papua  serba mahal, jadi meski saya memiliki tunjangan sekitar 100 juta perbulan, tetapi saat di belikan barang seperti ikan hanya dapat 3 ekor, Kata Adolf  Iriwadan SE Kepala dinas Pariwisata Tolikara, sangat terkesan dengana danya diklat SDM.

Dia menjelaskan pesan dan kesan terhadap pelatihan  peningkatan SDM yang di selenggarakan oleh Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif Jakarta yang bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DIY dan Jogja Tourism TrainIng Centre (JTTC)  UGM  di hotel Cakra kusuma DIY 11 s/d 13 November 2013, dapat menjadi motivasi di SKPD papua.

Selain mahalnya semen kami juga masih harus ekstra hati Hati sebab masih ada gerombolan yang sering mengacau sehingga saat saya bertugas di lapangan bahkan di kantor sering mengantongi 1 senjata pistol.  

Adolf menambahkan,  untuk Tolikara pendapatan terbesar adalah wisata, dan pertanian, oleh sebab itu kami melakukan terobosan promosi ke luar negri agar dapat mendongkrak PAD lewat Kepariwisataan, terkait hal ini, kami membuat dan berencana pergi ke Jerman dalam rangka Promosi “kata Kepala dinas Tolikara Papua tersebut.

Di akhir sambutannya, Papua  terbilang keras, meski demikian, hatinya seperti salju pungkas “Adolf di sambut  tawa sekitar 30 peserta diklat “team red”


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Agiong buka bursa perkutut ambil burung-burung dari Surabaya in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   12645735 Page View
    Visitors   680695 Pengunjung
    Visitor Online   15 Pengunjung Online