Selamat berkarya  dengan sungguh-sungguh 'jangan lupa untuk dan sering Menengok berita berita dunia hobi dan satwa dari www.Majalahburungpas.com, dari android kamu sejak sekarang.
Kembali Ke Index Berita

Preseden Buruk Bagi Penegakan Hukum Kasus Wartawan Udin " Praperadilan di Tolak ?

Senin, 2 Desember 2013 | 18:43 WIB
Dibaca: 2654
Preseden Buruk Bagi Penegakan Hukum Kasus Wartawan Udin " Praperadilan di Tolak ?
DOK FOTO ALMARHUM WARTAWAN UDIN YANG MATI TERBUNUNH KARENA MENGUNGKAP BERITA DI KEPEMERINTAHAN BANTUL TAHUN 1996

Sleman-majalahburungpas.com Kasus kematian wartawan Muhammad Syafrudin (Udin ) Wartawan Bernas  tahun 1996 belum tuntas. Dalam sidang praperadilan PN Sleman tanggal 2 Desember 2013 menolak gugatan PWI Yogyakarta  terkait kasus kematian wartawan Bernas.

Penolakan ini beralasan praperadilan yang di gugatkan bukan menjadi kewenangan PN, hal ini termaktub dalam pasal 77 KUHP, oleh sebab itu mengabulkan eksepsi termohon yakni Polda DIY, Sehingga praperadilan tidak di lanjutkan.

Sidang itu sendiri di pimpin Hakim tunggal yaitu Asep Kuswara, dengan panitera EkaSurya, Sedang dari PWI Jogja terdiri dari team advokasi pencari fakta untuk wartawan Udin.

 

Sidang putusan tersebut PWI Jogja lantas banding selain akan menempuh jalur hukum lainnya agar kepastian kasus wartawan Udin terungkap jelas.

Sidang  kasus wartawan Udin PWI DIY melontarkan 2 tuntutan yakni termohon untuk terus memproses penyidikan Udin atau menghentikan  kasus itu dengan SP3 Surat perintah penghentian Penyidikan kepada penyidik.

 

Pengadilan Negeri (PN) Sleman menolak praperadilan gugatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Yogyakarta kepada Polda DIY soal kasus kematian wartawan Bernas Fuad Muhammad Syafrudin alias Udin, pada 16 Agusus 1996 lalu.

Alasannya, praperadilan yang diajukan tersebut bukan menjadi wewenang PN sebagaimana diatur dalam pasal 77 KUHAP. Karena itu, mengabulkan eksepsi termohon (Polda DIY) yang menyatakan bukan kewenangan praperadilan memutuskan perkara tersebut. Karena ditolak, praperadilan tidak dilanjutkan.

Hal ini terungkap saat sidang putusan praperadilan kasus Udin, di PN Sleman. Sidang itu sendiri dipimpin hakim tunggal Asep Kuswara, dengan panitera Eka Surya. Sedangkan pemohonan (PWI Yogyakarta) diwakili team advokasi pencari keadilan untuk Udin,  dan termohon diwakili kuasa hukumnya.

Atas putusan tersebut, PWI Yogyakarta menyatakan banding dan akan menempuh jalur hukum lainnya, untuk kepastian kasus Udin.

Dalam kasus ini, PWI menyampaikan dua tuntutan, yakni termohon untuk melanjutkan proses penyidikan kasus kematian Udin atau menghentikan kasus tersebut dengan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kepada penyidik. 

Hakim Asep Kuswara dalam amar putusannya mengatakan, sebagaimana yang telah diatur dalam pasal 77 KUHAP, yang menjadi kewenangan pra peradilan, pertama memeriksa dan memutus sah tidaknya penangkapan, penahanan serta penghentian penyelidikan atau penututan.

Kedua, memutus dan memeriksa ganti kerugian dan atau rehabilitasi bagi seseorang yang perkara pidananya dihentikan pada tingkat penyidikan atau penuntutan.

 

Ramdon Naning coordinator  yang mendampingi dari PWI mengungkapkan, segala putusan di hargai, namun putusan itu justru menjadi preseden yang pahit bagi proses penegakan hukum, terutama dalam kasus wartawan Udin, atau dalam kasus yang semirip.

Dalam kasus kematian wartawan Udin, sudah menghadirkan 45 alat ,9 saksi serta 3 saksi ahli, karena gagal maka keputusan ini, kami menilai pengadilan tak lebih hanya sebagai Horn  undang - undang saja  “jelasnya.

 

Gugatan praperadilan diajukan enam kuasa hukum PWI Yogya yaitu terdiri Ramdlon Naning, Safiudin,   Lasdin Wlas,  Maryanto, Kurnia Nuryawan, serta Dadang Ardani.

 

Persatuan Wartawan Indonesia, DIY selama  17 tahun, terus mendesak kepada aparat penegak hukum, sehingga PWI Yogyakarta berupaya mengajukan gugatan pra peradilan yang ditujukan kepada Polda DIY, terutama ke Kapoldanya, hal ini agar dapat menguak siapa dalang di balik kematian wartawan Udin. ""Fid”


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Perkutut putih ada daya kleniknya in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   12681607 Page View
    Visitors   681803 Pengunjung
    Visitor Online   11 Pengunjung Online