Di hari raya yang penuh kedamaian ini keluarga besar media majalahburungpas.com, baik staf dan wartawan mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1438 H/2017,
Kembali Ke Index Berita

Pengguna dan Pengedar Narkoba di Bekuk 'Barang Bukti di Bakar

Sabtu, 1 April 2017 | 10:40 WIB
Dibaca: 2828
Pengguna  dan Pengedar Narkoba di Bekuk 'Barang Bukti di Bakar
PETUGAS TUNJUKAN BARANG BUKTI NARKOBA TERLARANG

Ngayogyokarto-media majalahburungpas.com warta News narkotika di larang untuk beredar apalagi bagi pengguna maupun pengedarnya akan terus di buru dan akan di tertangkap selanjutnya bisa masuk bui sementara jika sangat berat bisa di hukum Door alias mati.

Kian hari terkait narkoba terlarang menjadi musuh negara dan generasi penerus bangsa, meski dalam berbagai kasus pengedar maupun  pemakai masih banyak yang di borgol tetapi juga belum jera meski sudah ada yang di adili, bahkan terkadang kita mendengar narkoba di piloti dari balik jeruji besi atau penjara.

Aparat penegak hukum dengan berbagai cara untuk membasmi barang  terlarang yang masuk ke  Lapas terus bergerak agar narkotik tak di salah gunakan.

Peredaran Narkoba dan penagkapan para tersangka membuat keprihatinan  kita bersama aparat.

Sejumlah  sitaan yang di preteli petugas berhasil membekuk pelaku dan barang bukti, seberat 85.83 gram dan  jenis sabu seberat  705 gram  ganja. Yang  belum lama ini  dimusnahkan di kantor  BNNP DIY, Yogyakarta (30/3).

Dalam  jumpa pers yang dihadiri  sejumlah juru warta, dalam keterangan pers, disebutkan setelah terlebih dulu petugas mendapat  informasi, segera  bertindak untuk membuntuti paket kiriman  ganja asal   aceh yang dikirim  lewat  jasa pengiriman dari Medan.

Tanpa membuang waktu,petugas  bergerak dan membuntuti paket kiriman penerima ,ternyata penerima paket tidak berada di kediamannya.

Saat ditelepon,  penerima  barang  meminta petugas jasa pengiriman  agar  mengirimkan ke  sebuah  SPBU di  jalan Kaliurang, Dusun Manggung, Catur tunggal, Sleman.Dua orang  yang akan mengambil  paket tersebut,  namun  tidak bisa menunjukkan KTP , karena   KTP nya tidak sama dengan indentitas  yang tertera dalam  paket kiriman, dan langsung ditolak oleh petugas paket.

Beberapa saat kemudian  datang dua orang yang mau mengambil paket  kiriman sesuai sesuai  nama yang tertera  dalam paket kiriman, dan langsung  ditangkap, diketahui setelah melakukan  pemeriksaan bernama inisial KH dan BHG.Dari  hasil  pengembangan kasus, ternyata  petugas juga menangkap  dua tersangka lainnya, FR dan PC disebuah  kamar kos dusun Purwosari, Sinduadi,  Mlati, Sleman.

Dalam penggrebagan, petugas menemukan  ganja, shabu dalam bentuk paket siap edar. Sabu, seberat  52,65 gram  disimpan dalam  mangkok kaca,  dan  sabu lain yang  dikemas dalam  plastic klekepan  dan  dimasukkan  dalam sedotan warna ungu.

Modus   peredaran  yang dilakukan N,  dengan mempromosikan  lewat SMS atau media sosial dengan sandi  Yogya  Ready.” Kalau rekan rekan media  mengetahui segera melaporkan ke kami,” ungkap Mujiyana sambil  menunjukkan BB berupa paket siap edar.

Penangkapan  pengedar sabu oleh petugas juga dilakukan, di   Lapas Cilacap, yang  peredaran lewat  handphone dengan  mengendalikan melalui  handphone, dalam kasus tersebut melibatkan tersangka initial  AD, seorang wanita yang dijadikan sebagai kurir oleh EK  seorang napi  Lapas, Nusakambangam, 

Ciacap. Berwal ketika BNNP  DIY  mendapat informasi  adanya  pengambilan paket sabu di Sukoharjo,  BNNP  segera melakukan  operasi. Rabu (23/3)  lalu, dan  berhasil menangkap  AD.

Sementara  wanita  initial  EK ditangkap  di  Grogol, Sukoharjo. Dari tangan  tersangka,  ditemukan  sabu seberat  50,4 gram  yang disembunyikan di bawah jok motor.

Dari pengakuan tersangka, barang kiriman sabu seberat  25 gram  akan diedarkan di  ke  Lapas Pakem dan Ghrasia, Pakem dan sisanya akan diedarkan di  Yogya.

Hal tersebut  diungkapkan,  Ketua  Lapas Pakem,  Erwedi saat jumpa pers,  menurutnya  masih saja ditemukan  handphone  yang bisa masuk ke dalam Lapas dengan  cara dilempar dari luar.

Melihat hal tersebut, Kalapas Pakem,  Sleman, Yogyakarta,pihaknya akan  menambah CCTV yang dirasa selama ini masih kurang dan akan segera ditambah CCTV,penambahan CCCTV akan diarahkan ke  luar dan  halaman depan  Lapas. ”Kami  telah menindak petugas  yang membantu  menyelundupkan, dengan  sangsi diturunkan  pangkatnya,” ungkapnya. san/nur/fid


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Suara burung produk Acc Oktober 2014 in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   11829999 Page View
    Visitors   649036 Pengunjung
    Visitor Online   14 Pengunjung Online