Selamat berkarya  dengan sungguh-sungguh 'jangan lupa untuk dan sering Menengok berita berita dunia hobi dan satwa dari www.Majalahburungpas.com, dari android kamu sejak sekarang.
Kembali Ke Index Berita

Din Syamsudin “Indonesia Belum Berdaulat Soal Pangan

Senin, 23 September 2013 | 14:10 WIB
Dibaca: 2243
 Din Syamsudin “Indonesia  Belum Berdaulat   Soal Pangan
DIN SYAMSUDIN DI EVENT MEMEDI SAWAH CANDRAN BANTUL JOGJAKARTA

Bantul-majalahburungpas.com, Meski  Indonesia di kenal sebagai negara agraris namun soal kebutuhan pangan masih mengantungkan dari impor.

 Akibatnya harga kebutuhan pangan cukup tinggi. Lebih dari itu negara yang memiliki lahan cukup luas ini  belum berdaulat dalam hal pangan. Hal ini diungkapkan ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dien Syamsudin dalam orasi budayanya dalam pembukaan festival memedi sawah di desa wisata Candran Imogiri.

Ditambahkan Din Syamsudin, sebagian besar kebutuhan makan rakyat Indonesia masih didatangkan dari luar negeri atau impor.

Din  mencontohkan, saat ini Indonesia menjadi pemgimpor beras terbesar dunia, yakni sebanyak 3 juta ton/tahun. Dan membutuhkan lain seperti kedelai, Indonesia harus memgimpor sebesar 2,6 juta ton/tahun.

“Selain itu untuk memenuhi kebutuhan daging Sapi Indonesia megimpor daging sapi sebanyak 3,5 ton/tahun. Dengan kata lain 80% daging sapi merupakan daging impor” tuturnya.

Lebih jauh Din Samsyudin menyayangkan kalangan generasi muda yang mana sekarang banyak yang senang mengkonsumsi makanan dari luar negeri. Menurutnya hal ini merupakan tanda adannya kelunturan budaya di kalanagan anak muda. Padahal soal rasa makanan Indonesia tidak kalah enaknya.”Apa sih enaknya kentucky fried chiken itu” tanyanya.

Tidak hanya soal makanan, generasi muda juga kurang menghargai budaya yang lainnya. Sehingga kedalutan Indonesia yang seakan runtuh. Hal ditandai dengan banyaknya budaya Indonesia yang diambil luar negeri.”Kesenian, batik,kuliner dan lainnya telah diklaim milik Malaysia. Sehingga hal ini mengancam kedaulatan kita” tegasnya.

Oleh karenanya  Din Samsyudin berharap generasi muda harus menghargai kebudayaan negera sendiri. Generasi muda jangan lagi terkena virus  budaya barat yang akan merusak kebudayaan kita. Din Samsyudin juga sangat berharap generasi muda mampu menegakkan kedaulatan bangsa.

Dan terkait kedaulatan pangan  tersebut  tokoh Muhammmadiyah ini berharap bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang produkif, jangan menjadi menjadi bangsa yang konsumtif,  tetapi masyarakat juga perlu diajak menjadi masyarakat yang produktif, untuk itu guna menegakkan kedaulatan pangan harus ada kebijakan negara yang lebih jelas  “anjar


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Reog gagrak mataram remaja putra dengan variasi tarian yang berbeda in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   11984936 Page View
    Visitors   656763 Pengunjung
    Visitor Online   11 Pengunjung Online