Selamat berkarya  dengan sungguh-sungguh 'jangan lupa untuk dan sering Menengok berita berita dunia hobi dan satwa dari www.Majalahburungpas.com, dari android kamu sejak sekarang.
Kembali Ke Index Berita

Kenari Yorksher lokal VS kenari import apa yang perlu di petik ?

Selasa, 7 Juni 2016 | 09:40 WIB
Dibaca: 1834
Kenari Yorksher lokal VS kenari import apa yang perlu di petik ?
KENARI YORKSHER IMPOR BERTUBUH GEDE DAN PANJANG

Media hobi majalahburungpas.com news ocehan, mengupas burung kenari  yorksher yang banyak di cari untuk lomba dan ternak.

Kenari warna warni beredar di segala penjuri para penghobis sebagai burung lomba dan burung bisnis yang masih menguntungkan.

 Kenari warna bulu seperti bon, kuning, coklat, dan kenari berwarna seperti dalam gambar sorotan majalahburungpas.com, ini merupakan jenis Yorksher dengan tubuh agak panjang dan memiliki lengkingan suara yang tajam.

Keberadaanya semula merupakan burung import  ‘namun kini para penghobinya telah banyak mengembangkannya, dan kenari YS lokal hasilnya cukup bagus hampir imbang dengan YS import, sehingga berdampak pebreeding burung kenari di Indonesia lebih menyukai kreasi para peternak.

sayangnya kadang membanjirnyan kenari import mampu mengecoh sehingga harga bisa menjatuhkan peternak burung kenari lokal.

Saat dalam masalah tertentu semisal harga anjlok maka jenis kenari YS lokal menjadi pilihan yang amat di sukai, sebab jika kenari import langsung harganya kisaran 6 jutaan bahkan lebih, sedang YS lokal atau silangan kisaran 4-5 jutaan saja.  

Jenis kenari yorksher terbilang banyak  di sukai penghobi kenari sebab jika telah jadi dan mampu merekam masternya bisa bernilai jual tinggi, oleh sebab itu dalam perkembangan dunia kenari timbulah Kenari yokrsher lokal  atau di sebut YS lokal.

Nah pelajaran yang amat berharga saat kenari bersaing adalah, maka kita dapat mengetahui soal harga dan kualitasnya,  selain mengembangkan kreasi para penangkar di dalam negri  di saat kenari import melambung atau tiada' 'Nur/pur


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Juri derkuku beralih menjadi penancap lomba perkutut in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   11992852 Page View
    Visitors   657226 Pengunjung
    Visitor Online   14 Pengunjung Online