Media online majalahburungpas.com, ragam warta hobi, wisata dan umum dapat pemirsa baca dan ikuti dengan mudah klik dengan broswer poncel anda.
Kembali Ke Index Berita

Tips merawat piyik yang baru menetas & merawat induknya.

Senin, 18 Juli 2011 | 20:14 WIB
Dibaca: 25646
Tips merawat piyik yang baru menetas & merawat induknya.
PIYIK SEHABIS NETAS PERLU DI PERHATIKAN SECRA SERIUS

Redaksi majalah online era warta digital majalahburungpas.com.Tulisan ini masih berhubungan dengan breeding burung ocehan.

Indukan yang sedang mengerami,serta Piyikan yang baru saja menetas, perlu menu makanan yang baik bagaimana itu ? 

Berikut kami uraikan : Menu makanan harus tersedia terus secara rutin jangan sampai terlambat atau kehabisan, begitu juga dengan minumnya berikanlah secara cukup atau harus tersedia.

Untuk jenis pakan yang berprotein tinggi pakailah agar cepat membongsorkan piyik semisal BR 1. Pakan ini terkandung protein yang cukup tinggi,buatan pabrik pakan. Sedang untuk yang dewasa juga bisa di berikan voer. Makanan burung tambahan yang lain bisa diberikan semisal kroto, jangkrik, ulat bumbung, ulat hongkong atau ulat kandang. Bagi burung yang suka buah berikan sesuai kesukaannya,dan sediakan untuk pisang kepok putih yang lazim di berikan.

Untuk menjaga stabilnya suhu, buatlah kandang yang dialiri air atau juga, bisa dengan membuatkan kolam atau memasang kran yang dipasang ke lokasi ternak, agar burung dapat lebih dekat minumnya selain berfungsi ganda selalu standby.

Bagi burung yang telah masa birahi, sang indukan berikan jangkrik tetapi jangan berlebihan. Siapkan tempat untuk bertelur berupa susuh yang terbuat dari pohon cemara yang kering dan lunak, burung dalam mengerami telur lebih cocok karena hangatnya daun cemara selalu stabil, dan tidak mudah merusakkan telur yang di erami indukan.

Pada saat indukan sedang mengerami telurnya, jangan di ganggu karena bila indukan merasa terusik, akan berakiabat fatal, Indukan burung yang sedang mengerami jadi marah karena ketika sedang mengerami sangat peka, apabila ini terganggu kadang telur bisa di patuk, bahkan di lemparkan oleh induknya.

Perawatan piyik yang sudah menetas, bisa di beri pakan dari pabrikan,yang berprotein tinggi, sedang pakan tersebut bisa kita campuri dengan alternatif tambahan gizi seperti dengan kroto atau lainnya.

Pakan berikan secara terus menerus, sampai mau dia makan sendiri. Untuk induk yang sedang meloloh piyiknya juga jangan pula di ganggu.

MERAWAT PIYIK

Ketika indukan sedang mengerami telur yang  sudah memasuki sekitar 13 hari agar di siapkan kroto dalam tempat pakan, pemberian ini perlu di ingat hanya 2 hari sebelum telur menetas.

Langkah yang lain : Setelah induk menjatuhkan kulit telur/cangkang, itu berarti piyik sudah menetas.

Selanjutnya berikan kroto juga jangan sampai terlambat sampai piyik berumur 2 hari. Setelah piyik berumur 2 hari agar diambil dan dipindahkan dalam kotak piyik, kemudian bisa diloloh dengan pakan kroto yang berkualitas sampai umur 5 hari.

Pemberian pakan halus harus dilakukan namun demikian pakan tersebut perlu juga dibasahi agar lunak dan lebih mudah di telan.

Kemudian setelah piyik umur 21 hari bisa mulai dikeluarkan dari bok. Selanjutnya dipindah ke sangkar yang telah disiapkan.

Selanjutnya saatnya burung dilatih agar bisa makan sendiri, bila belum dapat makan sendiri, maka kita bisa menyuapinya, dengan makanan yang halus tersebut dengan campuran yang bervitamin, sedikit demi sedikit, hingga akhirnya mau makan sendiri.

Pantang menyerah, akan menjadi kunci suksesnya dalam merawat namun, tanda kutipnya juga, bila anda menemui keganjilan dalam beternak, jangan pesimis usahakan mampu mengtasi kesulitan.

Langkah terakhir setelah piyik umur 2 s/d 3 bulanan burung siap di jual dengan harga yang fariasi menurut pasaran.

Info yang majalah burung pas.com rangkum harga setiap daerah memang kadang harga tidak sama.

Melihat prospek yang masih baik ini, dan naiknya pamor ocehan setelah berbagai EO melombakan, maka ini peluang untuk beternak akan lebih dapat di rasakan, karena kegiatan ini menciptakan lapangan kerja dan menambah pemasukan, bahkan dapat menjadi salah satu  penghasilan pokok.

Dalam setiap penyajian pengalaman sebagai peternak, tentu juga berbeda – beda, karena menyesuaikan lokasi serta pengalaman, selain factor modal dalam beternak juga berbicara.

Uraian ini bagi yang berminat, bila dapat mempraktekan atau di tindak lanjuti secra serius dan di coba dengan teliti, pasti anda akan menemukan apa yang selama ini masih anda abaikan.

Telaten, ulet, sabar dan inovatif, serta itulah guru yang paling baik, tetapi untuk gagal yang kesekian kalinya, ini perlu di hindari, sedang gagal karena sebab yang sama, itu berarti pola berfikir dan bekerja perlu di ubah.

Anda percaya sukses itu tergantung diri anda sendiri, bila iya ini perlu di tambah, berdo’a agar dalam bekerja dengan lancar. " Oke anda minat silahkan lakukan dengan baik.  *Team redaksi majalahburungpas.com memberi inspirasi bukan berjanji*

 


Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Agiong buka bursa perkutut ambil burung-burung dari Surabaya in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   4275438 Page View
    Visitors   307979 Pengunjung
    Visitor Online   10 Pengunjung Online