MEDIA ONLINE MAJALAHBURUNGPAS.COM, MENGUCAPKAN MARHABAN YA RAMADHAN 1438 H/2017, SIAPKAN DIRI UNTUK MENUNAIKAN IBADAH SUCI
Kembali Ke Index Berita

Yuri, Koordinator dan dewan yuri pegang peranan di lomba perkutut

Minggu, 11 September 2011 | 19:40 WIB
Dibaca: 8162
Yuri, Koordinator dan dewan yuri pegang peranan di lomba perkutut
Yuri penilai, koordinator,dan dewan yuri sedang breefing setiap akan bertugas di lapangan

www.majalahburungpas.com elektronik, kung mania atau penggemar perkutut tahu apa bedanya Yuri, Koordinator, dan dewan Yuri ? bila belum ini infonya, dan bagi yang sudah tahu ini adalah catatan ingatan yang bukan untuk menggurui.

Terkadang pelomba perkutut di saat burung di lombakan ada yang kurang paham sehingga yuri menjadi sasaran paling utama dalam penilaian perkutut, apa bila burungnya tidak moncer. Yang perlu di pahami lesuksuksesan burung yang moncer sebenarnya tidak luput dari 3 rangkaian yaitu juri, koordinator, serta dewan yuri.

Jabatan Yuri atau kalau boleh di bilang adalah Hakim yang mengadili, tugasnya memantau burung yang baik dan berkualitas serta memberikan nilai di kolom penjurian.

Salah satu tugas yuri dalam bertugas harus mampu mempertanggungg jawabkan hasil penilaiannya dan memberi penjelasan yang benar apabila mendapat pertanyaan yang berkaitan dengan tugas yang di embannya hanya kepada ketua yuri selaku penanggung jawab terhadap seluruh proses serta hasil lomba di lapangan.

Sedang KOORDINATOR YURI adalah seorang yuri penilai yang di tunjuk sebagai koordinator pada saat ada lomba perkutut. Perbedaaanya Koodinator ini, tidak berhak menilai suara burung,akan tetapi hanya menginformasikan kepada yuri penilai terhadap burung yang menonjol bunyinya di setiap blok.

Meskipun tak menilai tetapi, juga mempunyai integritas tinggi agar mampu dan menguasai suara burung yang berkualitas.  Selain itu juga mampu mengatasi masalah yang timbul bila ada permasalahan di saat penilaian, namun menghasilkan keputusan yang berkualitas pula.

DEWAN YURI

Dewan Yuri adalah seorang  juri penilai dan di tunjuk sebagai penanggung jawab yang memiliki otoritas serta  memiliki kenetralan penuh, hal ini agar tercipta obyektifitas dalam penililaian lomba perkutut.

Dewan yuri di bentuk atas dasar mufakat dan musyawarah, yang di landasi kebenaran, kemudian pertanggungan jawabnya selain kepada P3SI, juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Dewan yuri atas nama team yuri penilai dalam menetapkan hasil tidak dapat di ganggu gugat. Jadi pemirsa, dengan etika dan pertanggung jawaban yang bukan hanya kepada pelomba dan pengurus, maka dewan yuri adalah yang tertinggi dalam mengambil keputusan, sehingga apabila keputusannya bagus dan fair, terkadang gaji mereka masih di tambah bonus penylenggara. “Lalu bagaimana dengan pantauan anda  selama ini ? * majalah burungpas melaporkan*    

 


Berita Terkait


1 Komentar


Heru
Jumat, 23 September 2011 | 14:15 WIB
Mas Admin kurang fair ach, artikel yg diatas itu cuman sebatas teori saja, prakteknya yang bermain justru Koordinator dan Dewan, Maaf Juri gak beda seperti Badut Ancol yang hanya bisa menulis dan action-2 sj dan semua hasil penilaian tergantung Koordinator dan Dewan,coba perhatikan di lapangan betapa hebatnya koordinator dan dewan clom sana clom sini, nyuruh juri tancap sana tancap sini tanpa memperhatikan syarat kualitas suara dan syarat bunyi, jadi maaf sampai kapanpun, seorang juri tetap sebagai telenan/bumper, apalagi Hak seorang Juri penilai hanya 2 warna saja, jd jangan salahkan klo kualitas hasil lomba P3SI boleh dibilang sarat dengan KKN/tidak fair play krn tdk mematuhi aturan main sesuai AD/ART. Menurut hemat saya Juri diberi wewenang menilai sampai maksimal, dengan jalan mengusulkan kepada koordinator. sedangkan Koordinator hanya berhak mempertimbangkan usulan juri (bukannya menyuruh nancap nilai) DAPAT ATAU TIDAK usulan terbut dinaikkan ke nilai yg lebih tinggi.selanjutnya koordinator melapor kepada dewan kira-2 mana-2 saja BP yg menonjol dalam tiap bloknya, Nah terakhir tugas Dewan menimbang-nimbang masukan dari Koordinator lalu merengking BP yg berkualitas tersebut lalu menyampaikan kepada Juri dan Koordinator ttg perengking BP berkualitas tersebut. Yang sering kita jumpai dilapangan bahwa Koordinator dan dewan intervensi ke pada juri kentara sekali, (BP gak bunyipun klo koordinator atau dewan sdh menunjuk ke nomer tertentu maka Juri tidak bisa berbuat apa-2). Terkait dengan artkel diatas, apakah hal ini masih perlu dilestarikan???.Makasih
Balas

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Kirap prajurit piala raja kicauan di prambanan 9 Juni 2013 in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   11658276 Page View
    Visitors   643006 Pengunjung
    Visitor Online   13 Pengunjung Online