Selamat berkarya  dengan sungguh-sungguh 'jangan lupa untuk dan sering Menengok berita berita dunia hobi dan satwa dari www.Majalahburungpas.com, dari android kamu sejak sekarang.
Kembali Ke Index Berita

Serama, Si Genit Pendulang Duit

Rabu, 23 November 2011 | 10:14 WIB
Dibaca: 6424
Serama, Si Genit Pendulang Duit
Peternak ayam serama,

Redaksi - majalah burung pas.com elektronik, Di antara jenis-jenis ayam hias, Serama terbilang relatif baru. Ayam imut dengan bobot hanya 200-500 gram ini masuk ke Indonesia sekitar 2004 dan mulai booming pertengahan 2010.

Sedangkan di Yogyakarta baru awal 2011 menjadi tren penghobiis. Serama yang merupakan hasil persilangan antara ayam Kapan  alias kate kaki panjang dengan ras ayam modern Game Bantam, diburu hobiis karena harganya bisa mencapai Rp 125 juta/ekor bila menang kontes.

                Serama merupakan pendatang  dari negeri Jiran Malaysia, menarik karena perawakannya kerdil tapi memiliki sifat pantang minder, suka petentang petenteng serta tidak ragu berkokok dengan lantang dan suka genit. Selain itu badannya yang berdiri tegak, dengan leher mirip huruf S dan kepalanya tertarik ke belakang disertai ekornya yang menjuntai lurus bagai sebilah pedang saat dikonteskan menjadi incaran para penggila hobiis unggas.

                Menurut Nur Hanat  salah seorang peternak ayam  Serama asal bantul Yogyakarta ada jenis ayam Serama, yakni jenis apple, atau ada juga yang menyebut bool dan jenis slim. Disebut apple karena tubuhnya yang bulat seperti buah apel atau bisa juga diibaratkan manusia yang suka memakai baju gombrong/longgar. Sedangkan tipe Slim karena bodinya yang langsing dengan lekukan bentuk tubuh yang indah membuat mata terpana. “Keduanya enak dipandang, menggemaskan serta eksotis” katanya.

                Hanat, begitu panggilan akrabnya, memulai usaha ternak Serama sejak dua tahun silam, dengan indukan dua jantan dan tiga betina ini awalnya tidak menyangka akan terjadi booming. Sebagai mantan peternak perkutut Hanat merasa ada yang kurang bila tidak memelihara klagenan. Maka jadilah ia membeli Serama dengan harga Rp 500.000/pasang. “Saat ini harga sepasang indukan bisas mencapai Rp 4 juta. Bahkan ada yang berani menbeli hingga Rp 20 juta/pasang” ujar pemilik 15 indukan Serama ini.

                Lebih jauh Hanat mengatakan Serama tergolong ayam yang sulit dikembangkan. Badannya yang kecil tidak mampu mengerami telur dalam jumlah banyak. Biasanya hanya menetas 2-3 telur dari jumlah keseluruhan yang mencapai 5-7 butir pada Serama kelas sedang. Sementara Serama kategori bagus atau kelas kontes lebih sulit bertelur disebabkan bodi yang sangat ramping.

                Namun bagi Hanat kesulitan-kesulitan tersebut dapat diatasi. Sebagai seorang peternak ia tidak kehabisan akal. “Bila ingin menetaskan dalam jumlah banyak, telur-telur tersebut bisa ditetaskan ke dalam mesin penetas. Atau, dicarikan “babu” yakni dikramkan pada ayam kate yang memiliki tubuh lebih gede sehingga bsa memberi kehangatan pada telur-telur Serama” sarannya.

                Ditanya isi kandang yang ideal untuk kembang biak, Hanat menjawab 1: 4. Artinya satu ekor jantan dengan empat betina. Hal ini sesuai dengan kemampuan si jantan dalam masa kawin setiap tahunnya. Ditambahkan Hanat, seekor indukan akan memulai bertelur pada umur tujuh bulan.

Dan seekor Serama yang sudah saatnya bertelur ditandai dengan berubahnya warna jengger menjadi kemerahan menonjol atau membesar serta badannya yang tampak gemuk. Namun untuk Serama kategori lomba, terutama Serama jantan sebaiknya dipisahkan agar ketika dikonteskan tidak lari mengejar Serama betina. “anjar

 


Berita Terkait


1 Komentar


umi belva
Rabu, 21 Maret 2012 | 23:23 WIB
samakah pemberian makan untuk ayam serama dengan ayam kampung?
Balas

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi







     


PAS Tv
Watch Lomba derkuku HB cup dapat tangapan Romo Eddo, Kuncinya ada di bidang penjurian ! in single page?

PAS Images

Surat Pembacashow all

Statistik Website


    Page Views   12290331 Page View
    Visitors   669357 Pengunjung
    Visitor Online   9 Pengunjung Online